Maret 4, 2024

JAKARTA – Toyota memperingatkan pemilik 50.000 kendaraan di Amerika Serikat untuk berhenti menggunakannya dan segera memperbaikinya. Pasalnya, inflator airbag bisa meledak dan membahayakan pengemudi.

Peringatan “jangan mengemudi” ini mencakup kendaraan Corolla, Corolla Matrix, dan RAV4 dengan inflator kantung udara Takata.

Laporan dari Reuters, Selasa (30/1/2024), mengaitkan lebih dari 30 kematian di seluruh dunia, termasuk 26 di AS, dan ratusan cedera pada kendaraan dari berbagai produsen mobil sejak 2009 dengan inflator kantung udara Takata yang bisa meledak. , dia bisa melepaskan. sebuah instrumen. Suku cadang untuk mobil dan truk.

Selama dekade terakhir, lebih dari 67 juta inflator airbag Takata telah ditarik kembali oleh lebih dari 20 produsen mobil di Amerika Serikat dan lebih dari 100 juta di seluruh dunia.

Toyota mengatakan penarikan RAV4 mencakup airbag pengemudi, sementara yang lain hanya mencakup airbag depan penumpang. Untuk beberapa model Corolla dan Corolla Matrix, beberapa kendaraan juga dimasukkan dalam penarikan lain yang dapat menyebabkan kejadian airbag tanpa kecelakaan.

Peringatan serupa juga dikeluarkan oleh produsen mobil lain untuk kendaraan yang dilengkapi inflator airbag Takata setelah kecelakaan fatal. Toyota menolak berkomentar apakah peringatan “jangan mengemudi” mengakibatkan cedera serius atau kematian pada salah satu kendaraan. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) juga belum memberikan komentar.

Perusahaan induk Chrysler, Stellantis, memperingatkan 29.000 pemilik Dodge Ram 2003 pada bulan Juli untuk segera berhenti menggunakannya. Perbaikan dilakukan tak lama setelah airbag Takata meledak, menewaskan satu orang.

Pada bulan November 2022, Stellantis mendesak pemilik sekitar 276.000 kendaraan tua di AS untuk berhenti menggunakannya segera setelah tiga kematian disebabkan oleh kerusakan airbag Takata pada tahun itu.

Honda Motor Co. telah mengeluarkan peringatan “jangan mengemudi” kepada 8.200 kendaraan Acura dan Honda hingga Februari 2023 setelah pengemudi Honda Accord tahun 2002 di Bowling Green, Kentucky meninggal setelah kantung udara Takata yang rusak meledak. Honda melaporkan 17 kematian di AS dan 200 cedera di AS terkait dengan kegagalan inflator Takata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *