Maret 4, 2024

JAKARTA – Harga rokok mengalami kenaikan setelah pemerintah resmi menaikkan harga rokok mulai 1 Januari 2024 sebesar 10 persen pada awal tahun ini. Aturan ini dijelaskan dalam undang-undang Menteri Keuangan (PMK) No. 191 Tahun 2022 tentang Tarif Atas Produk Tembakau Berupa Rokok, Cerutu, Cerutu atau Klobot, dan Keripik. tembakau (TIS).

Pada prinsipnya, harga jual batang atau gram dan jumlah uang yang terjual per batang atau gram hasil tembakau yang diproduksi di dalam negeri akan ditentukan sebagaimana dimaksud dalam huruf B Lampiran I Keputusan Menteri ini yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2024. Pasal 2 ayat (2) huruf b PMK mengubah harga efektif mulai hari ini.

Berikut daftar kenaikan harga rokok terbaru hari ini 1 Januari 2024.

1. Rokok Putih (SPM)

– Harga jual terendah Level I Rp 2.380 per batang, sebelumnya Rp 2.165 per batang

– Harga jual terendah level II Rp 1.465 per batang, sebelumnya Rp 1.295 per batang

Baca juga: Harga Rokok Naik, Pemerintah Luncurkan Desain Stempel Pajak Baru

2. Rokok Cengkih (SKM)

– Harga jual terendah level I Rp 2.260 per batang, sebelumnya Rp 2.055 per batang

– Harga eceran minimal level II Rp 1.380 per batang, sebelumnya Rp 1.255 per batang

3. Rokok Filter Tangan (SKTF) atau Rokok Putih Filter Tangan (SPTF)

– Harga eceran terendah Rp 2.260 per batang, sebelumnya Rp 2.055 per batang

4. Rokok Kretek (SKT) atau SPT

– Semacam harga jual terendah Rp 1.375-Rp 1.980 per batang, sebelumnya Rp 1.250-Rp 1.800 per batang

– Harga eceran minimal Part II Rp 865 per batang, sebelumnya Rp 720 per batang

– Harga jual terendah Level III Rp 725 per batang, sebelumnya Rp 605 per batang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *