Februari 26, 2024

JAKARTA – Jennie Nabilah kehilangan ayahnya saat ia duduk di bangku kelas 5 SD. Peristiwa ini sangat mengubah situasi keuangan keluarganya. Meski berhasil menyelesaikan pendidikan sekolah dasar, langkah Jennie untuk melanjutkan sekolah menengah sempat terhenti karena terkendala biaya.

Namun takdir berpihak pada Jennie saat ia diberi kesempatan melanjutkan pendidikan di Amerika. Pada Minggu, 20 Agustus 2023, Jennie menceritakan perjalanan hidupnya dengan penuh haru.

“Setelah lulus SD pada tahun 2016, saya hampir tidak bisa melanjutkan ke SMP karena terkendala biaya. Saya hampir putus sekolah saat itu,” kata Jennie, demikian kutipan situs Kementerian Agama, Senin, Agustus. 21 Agustus 2023.

Meski menghadapi banyak kendala, namun semangat Jennie dalam dunia pendidikan tak pernah goyah. Dia selalu ingin belajar dan meneliti informasi baru.

Ketika ia menghadapi kesulitan keuangan setelah ayahnya pergi, seorang guru dari tetangganya tiba-tiba memberinya kabar gembira bahwa ada seseorang yang bersedia membantu biaya sekolah Jennie hingga ke tingkat universitas.

Sejak saat itu, Jennie sangat antusias untuk menjalani setiap tahapan pendidikannya dengan serius, meski kesempatannya terbatas. Saat lulus SMA, Jennie kembali menghadapi kendala keuangan untuk kuliah.

Namun karena suatu keberuntungan, datanglah dua orang baik hati yang menawarkan bantuannya agar ia bisa masuk ke UIN Persembahan Ampel Surabaya dan mendapatkan beasiswa.

Memasuki semester kelima, Jennie mengenal program MOSMA Kepresidenan Agama yang menawarkan beasiswa pendidikan di luar negeri. Kesempatan tersebut tanpa ragu ia manfaatkan dan berhasil mendapatkan kesempatan belajar selama satu semester di Buffalo State University di Amerika Serikat.

“Keberadaan program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) hadir di saat yang tepat. Ambil saja kesempatan ini, siapkan dokumen, sertifikasi bahasa, wawancara dan berhasil dinyatakan di negara sasaran, Amerika. kotaknya, kan?? ?” jelasnya.

“Mudah-mudahan saya bisa terbang ke Amerika pada 26 Agustus 2023,” imbuhnya.

Jennie yang nyaris putus sekolah tak pernah menyangka kini ia akan mengenyam pendidikan di Amerika.

Ia menantang seluruh mahasiswa untuk terus berjuang meraih cita-citanya dan selalu yakin bahwa setiap niat baik pasti ada jalannya.

Jennie mengakhiri ceritanya dengan penuh rasa syukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya, khususnya program MOSMA Kementerian Agama.

“Terima kasih Gus Men Yaqut Cholil Qoumas. Terima kasih MOSMA Kemenag. Program ini terbukti memperluas akses pelajar Indonesia untuk belajar di seluruh penjuru dunia,” ujarnya Direktorat Jenderal Pendidikan kabarbinjai.com Kemenag. co, Juara 1 Pengelola Website dan Media Sosial Terbaik, dan Direktorat Agama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) berhasil menyabet dua penghargaan tertinggi pada kategori Pengelolaan Media Sosial dan Media Sosial Terbaik. .id 9 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *