Februari 26, 2024

REPUBLIKA.CO.

Berdasarkan survei terhadap 60.000 orang, termasuk 40.000 warga Inggris, peneliti mengatakan interaksi jangka pendek seperti salam dan terima kasih dapat meningkatkan kebahagiaan. Cara ini dikatakan berhasil dengan meningkatkan kesadaran.

Melansir Daily Mail, Rabu (6/12/2023), tim peneliti menganalisis data dua kelompok responden tentang interaksinya dengan orang asing.

Hasilnya, yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science, menunjukkan bahwa mereka yang lebih banyak berbicara dengan orang asing, lebih bahagia dalam hidupnya.

Pemimpin studi Universitas Dr. Sabansi di Turki. Esra Esigil mengatakan, memiliki rasa memiliki berarti merasa diterima dan dihargai oleh orang lain. “Ini sering dianggap sebagai kebutuhan dasar manusia,” katanya.

Kate Jopling, penasihat kampanye ‘End Loneliness’, mengatakan hal-hal ini membantu kita terhubung. “Itu mahal, tapi sepadan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *