Maret 4, 2024

kabarbinjai.com Showbiz – Menyusul kematian tragis Ana Clara Benevide Machado, penggemar Taylor Swift berusia 23 tahun di konser Taylor Swift di Rio de Janeiro, penyanyi terkenal itu mengundang keluarga dan teman Machado untuk bergabung dengannya di sebuah pertunjukan di Sao Paulo.

Menurut publikasi Brasil Folha de S.Paulo, Swift bertemu keluarga Muchado sebelum pertunjukan di Brasil. Mereka memposting foto keluarga Machado dan Swift di Instagram dan mengatakan keluarga tersebut menonton konser dari atas di bagian VIP. Keluarga Benevide Muchado semuanya mengenakan kaos bergambar wajah Ana.

Seperti yang dilaporkan Consequence Sound, Swift menghubungi keluarga Benevides secara langsung beberapa hari setelah tragedi tersebut. Menurut laporan, Swift menawarkan kompensasi kepada keluarga almarhum.

Benevides meninggal pada malam pertama peringatan panas ekstrem di Rio de Janeiro.

“Saya tidak percaya saya menulis kata-kata ini tetapi saya patah hati karena kami kehilangan seorang penggemar tadi malam sebelum pertunjukan saya,” kata Swift dalam pesan kepada Story yang diposting di Instagram beberapa jam setelah pertunjukan. “Aku bahkan tidak bisa memberitahumu betapa sakitnya ini.”

Machado pingsan di barisan depan konser Swift dan dibawa kembali ke stadion sekitar 40 menit sebelum meninggal karena serangan jantung saat gelombang panas bersuhu 59,3 derajat Celcius.

Penyelenggara konser dikritik karena melarang penggunaan botol air, yang mengakibatkan hilangnya lebih dari 1.000 penggemar. Keluarga Machado meminta penjelasan mengenai pembatasan air tersebut.

Swift menghentikan pertunjukan beberapa kali untuk meminta air kepada penggemar. Menanggapi kejadian tersebut, dia mengumumkan pembatalan rencana pertunjukan kedua.

“Saya tidak percaya saya menulis kata-kata ini tetapi kami kehilangan seorang penggemar tadi malam sebelum pertunjukan saya,” tulis Swift di Instagram. Aku tidak bisa memberitahumu betapa sakitnya hal ini. Saya hanya mempunyai sedikit informasi kecuali bahwa dia sangat cantik dan sangat muda.

“Saya tidak dapat membicarakannya dari atas panggung karena saya merasa sedih meskipun saya mencoba membicarakannya,” Taylor Swift dinobatkan sebagai Person of the Year versi Majalah Time. Majalah Time mengumumkan bahwa Taylor Swift telah menerima penghargaan bergengsi tersebut. Usai tinjauan editorial orang-orang yang paling banyak menjadi headline di kabarbinjai.com.co.id, 8 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *