Maret 4, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Konsultan imunologi anak Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dina Mukhtiarti, mengatakan 90 persen kasus HIV pada anak disebabkan oleh penularan dari ibu ke anak. Infeksi HIV terjadi pada anak selama kehamilan, persalinan dan menyusui.

Gejala anak tertular HIV tergantung stadiumnya, kata Dina dalam webinar di Jakarta, Selasa (12/5/2023).

Pada awalnya, kata Dina, bayi Anda mungkin tampak seperti bayi sehat atau bayi sehat tanpa masalah kesehatan. Namun, jika tidak diobati, gejala yang disebut infeksi oportunistik akan muncul.

Menurut Dina, anak-anak yang terinfeksi HIV seringkali menghadapi tantangan serius dalam hal kekebalan. Infeksi yang umum terjadi pada anak dengan daya tahan tubuh lemah adalah infeksi jamur.

Gejala infeksi jamur pada anak yang terinfeksi HIV terlihat pada adanya lapisan putih di lidah yang sulit dihilangkan, meskipun usia anak sudah lebih dari dua bulan. Infeksi jamur ini tidak hanya terbatas pada lidah, namun dapat menyebar hingga saluran pencernaan dan menyebabkan diare kronis yang sulit diidentifikasi penyebabnya.

1 thought on “Anak Terinfeksi HIV, Gejalanya Seperti Apa?

  1. Ꮋello very nice website!! Guy .. Beaᥙtiful ..
    Amazing .. I will bookmark your sitе and take the feeds additionally?

    I am happy to find numerous useful information right here within the put up, we need work out
    more techniques in this regard, thank you for sharing. .
    . . . .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *