Februari 26, 2024

kabarbinjai.com Techno – Misteri yang selama bertahun-tahun membingungkan para arkeolog akhirnya terkuak akhir-akhir ini. Mereka menemukan sawah basah tertua di dunia dan situs Istana Kekaisaran Dinasti Yuan, yang konon telah hilang selamanya. Dalam laporan Ancient Origins, China Daily, Rabu 22 November 2023, Kepala Institut Arkeologi China, Lin Liugen menyebut temuan itu merupakan yang tertua di dunia. ‘Orang Cina mulai menanam padi sekitar 10.000 tahun yang lalu. Luas tanahnya kurang dari 100 meter persegi dan terbagi menjadi beberapa bagian dengan bentuk berbeda-beda. Jadi tiap luasnya kurang dari 10 meter persegi,” jelasnya. Para arkeolog juga menemukan beras berkarbonisasi yang dipastikan telah dibudidayakan lebih dari 8.000 tahun lalu. Bukti sejarah kuno ini diketahui dari penanggalan radiokarbon, serta bukti bahwa itu adalah beras karbonisasi. tanah tersebut berkali-kali ditanami padi. ​​Lin menekankan bahwa temuannya sangat penting untuk penelitian asal usul penanaman padi di negaranya. Para arkeolog menyebut situs tersebut sebagai kawasan persawahan kuno di provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, adalah bagian dari sejarah masa lalu. dunia kuno, yang berusia 7.000 tahun dan merupakan sumber penting penemuan prasejarah terbesar. Para ahli di sana menemukan sawah kuno ini yang, berdasarkan penelitian sejarah, diketahui sebagai yang paling awal di dunia. “Total luasnya sawah prasejarah di tanah Shiao di Yuyao, provinsi Zhejiang, luasnya sekitar 900.000 meter persegi,” jelas Wang Yonglei, kepala tim proyek sawah di Institut Zhejiang. warisan budaya dan arkeologi. Penemuan menarik kedua adalah peninggalan Dinasti Yuan (1271-1368) berusia 600 tahun. Artefak tersebut ditemukan terkubur di jantung Kota Terlarang. Ancient Origins, dikutip dari Heritage Daily, melaporkan bahwa penemuan itu terjadi selama pekerjaan pemeliharaan di situs bersejarah tersebut. Tampaknya pecahan ubin dan potongan porselen telah ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Seiring berjalannya waktu, peneliti baru memiliki waktu untuk mengevaluasi dan menentukan tanggal artefak tersebut. Inovasi Mahasiswa UI menciptakan mesin penjual produk sanitasi khusus untuk mengatasi permasalahan perempuan. Penggagasnya adalah Aurelia Frederica, mahasiswa program studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI. kabarbinjai.com.co.id 8 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *