Maret 4, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang besar di 21 perairan Indonesia, berlaku mulai 1 hingga 2 Desember 2023. Teramati di Laut Natuna Utara dan Laut Sulawesi,” kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eco Parasito dalam keterangannya dari Jakarta, Kamis (30/11/2023) malam.

Ia mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara biasanya bergerak dari timur laut-tenggara, kecepatan anginnya berkisar antara 4 hingga 25 knot. Sedangkan di Indonesia bagian selatan biasanya bergerak dari timur ke selatan dengan kecepatan 4 hingga 20 knot.

Berikut daftar wilayah yang terdampak gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter, yakni Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan Barat Lampung.

Lokasi lainnya berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Bentin hingga Jawa Timur, perairan selatan Bali hingga Simbawa, perairan selatan Selat Bali-Lombok-Alaas, dan Samudera Hindia selatan hingga Bentin. di NTT.

Ketinggian gelombang serupa diperkirakan terjadi di perairan selatan Pulau Simba, Laut Natuna Utara, perairan utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna, Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan Kepulauan Sangi. . , Perairan Talud, Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung dan Likupang, Laut Maluku di utara, Perairan Halmahera di utara, dan Samudera Pasifik di utara mulai dari Halmahera hingga Papua Barat.

Dalam laporannya, BMKG juga mencantumkan imbauan keselamatan yang mengimbau pengguna perahu di kawasan tersebut untuk memperhatikan risiko keselamatan perahu.

Anjuran ini berlaku bagi kapal nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 1,25 meter pada tinggi gelombang lebih dari 15 knot, kapal dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot pada tinggi gelombang lebih dari 1,5 meter, kapal dengan kecepatan angin lebih dari 1,5 meter. lebih dari 21 knot Perahu dengan kecepatan angin lebih tinggi dan tinggi gelombang lebih dari 1,5 m 2,5 m

Daya tarik yang sama juga dirasakan oleh pengguna kapal yang lebih besar, seperti kapal kargo atau kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot, dan tinggi gelombang lebih dari 4 meter. “Kami mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pantai di sekitar wilayah yang kemungkinan besar akan terjadi air pasang untuk selalu waspada,” kata Ecoprasito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *