Maret 2, 2024

JAKARTA – Menurut Indeks Kecakapan Bahasa Inggris EF 2023 (EF EPI 2023), Indonesia menempati peringkat ke-79 dari 113 negara dengan tingkat kemahiran bahasa Inggris yang masih dalam kategori rendah. Dengan skor 469, Indonesia berupaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya agar lebih mampu bersaing secara global.

Data menunjukkan Pulau Jawa menjadi wilayah dengan keterampilan tertinggi, sedangkan Papua memiliki keterampilan paling rendah. Jakarta dan Surabaya tampil sebagai kota dengan kemampuan bahasa Inggris tertinggi.

Director of Academic Affairs (EF), Emma Walton, berkomentar: “Dengan EF English Language Proficiency Index 2023, kami berharap dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi kemahiran bahasa Inggris di seluruh dunia. Indonesia, meski berada di peringkat 79, menunjukkan kinerja yang menggembirakan. tren positif,” ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (28/11/2023).

Baca juga: 6 Tips Belajar Bahasa Inggris untuk Pemula, Perbanyak Kosakata dan Segera Praktekkan.

Direktur Operasi Akademik Dewasa EF Indonesia, Yunita, mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang dihadapi Indonesia dalam meningkatkan keterampilan bahasa Inggris di semua lapisan masyarakat, termasuk kesenjangan akses pembelajaran dan kesenjangan kualitas pengajaran di berbagai daerah.

Dalam konteks nasional, pemerintah Indonesia telah mengambil langkah positif dengan peningkatan anggaran pendidikan hampir 20% dari APBN tahun 2024.

Dukungan tersebut meliputi infrastruktur sekolah, beasiswa, peningkatan kualitas perguruan tinggi, serta penguatan riset dan inovasi. Keterampilan berbahasa Inggris dinilai menjadi komponen penting dalam mempersiapkan Masa Keemasan Indonesia pada tahun 2045.

Emma Walton menyajikan serangkaian rekomendasi berdasarkan temuan EF EPI. Untuk bisnis, ia menyarankan untuk menetapkan tujuan yang realistis, menguji anggota tenaga kerja, dan melatih karyawan sesuai kebutuhan.

Bagi pemerintah, Emma Walton menekankan perlunya menetapkan tingkat kompetensi minimum bagi guru bahasa Inggris, serta memberikan akses kepada orang dewasa terhadap program pembelajaran.

Emma memberikan rekomendasi agar masyarakat mempersiapkan diri sejak muda. Beliau juga menekankan pentingnya belajar bahasa Inggris setiap hari, menetapkan tujuan tertentu dan meningkatkan keterampilan berbicara, seperti membaca buku dengan suara keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *