Februari 26, 2024

kabarbinjai.com Edukasi – Sejak berdirinya Israel pada tahun 1948 sebagai negara tersendiri bagi umat Yahudi, Israel dimusuhi negara-negara Arab karena serangannya terhadap rakyat Palestina. Banyak negara Arab yang memberikan ancaman mengerikan kepada Israel, bahkan menyatakan negara Zionis sebagai musuh.

Meski beberapa negara tersebut kemudian menjalin hubungan diplomatik dengan Tel Aviv, namun masih ada kemungkinan konflik. Ketegangan dengan negara-negara ini bisa berubah menjadi konflik besar jika mereka mempunyai agresor. Nah, simak daftar negara yang ditakuti Israel menurut Dewan Keamanan: 1. Mesir

Mesir menjadi salah satu dari banyak negara bermusuhan yang mengepung Israel. Mesir menolak berdirinya Israel sebagai negara merdeka di Palestina pada tahun 1948. Konflik kedua negara dimulai pada perang Arab-Israel tahun 1948, 1956, dan 1967 yang mengakibatkan sengketa wilayah yang berujung pada konflik politik.

Hubungan kedua negara membaik ketika mereka menandatangani perjanjian perdamaian antara Mesir dan Israel pada tahun 1979, yang menjalin hubungan diplomatik dan menormalisasi hubungan ekonomi dan budaya.

Namun, dalam banyak kasus kedua negara menghadapi tantangan dalam menjaga perdamaian. Juga setelah konflik Israel-Palestina dan politik regional yang menimbulkan ketegangan antar negara tersebut. Iran

Iran adalah musuh paling gigih di antara negara-negara lain yang menentang Israel. Sebagian besar kedua negara sedang berkonflik. Sejak tahun 1947, ketika Israel didirikan, Iran menjadi satu-satunya negara yang memberikan suara berbeda dan tidak mendukung masuknya Israel ke dalam PBB pada tahun 1949.

Konflik kedua negara terus berlanjut hingga Pemimpin Revolusi Islam Khomeini menyatakan Israel sebagai musuh Islam. Selain itu, Iran juga menolak legitimasi Israel sehingga menyebabkan Israel memutus seluruh hubungan diplomatik.

Iran dituduh mendukung dan melatih kelompok militan seperti Hamas dan Hizbullah, kelompok tersebut berhasil menyerang Israel dan membunuh banyak warga Israel.3. Yordania

Sejak pemberontakan Arab pada tahun 2011, terjadi ketegangan antara Yordania dan Israel. Israel sangat menentang negara ini karena memutuskan kewenangan wilayah Naharajim, yaitu wilayah yang diduduki kedua negara selama 25,4 tahun. Turki

Turki adalah negara Muslim pertama yang menjalin hubungan luar negeri dengan Israel, bekerja sama dalam urusan militer, diplomatik, dan keuangan.

Namun kedekatan hubungan ini memburuk ketika Turki secara terang-terangan memprotes serangan yang dilancarkan Israel pada tahun 2007, yakni serangan tentara di Jalur Gaza.

Situasi semakin parah ketika tentara Israel membunuh 9 warga Turki di sebuah perahu yang berusaha menembus wilayah berpagar Jalur Gaza. Terkait kejadian tersebut, Presiden Turki Erdo─čan menganggap Israel sebagai negara teroris, yang pada tahun 2011 menyebabkan kemunduran hubungan diplomatik dan militer kedua negara. Pakistan

Konflik kedua negara dimulai pada tahun 1947 ketika Pakistan menolak legitimasi Israel. Pakistan menciptakan kebencian anti-Israel yang kemudian menyebar di kalangan partai politik besar dan kecil Pakistan akibat penolakan Israel sebagai negara merdeka di PBB.

Selain itu, Israel menentang program nuklir Pakistan yang dimulai pada tahun 1970. Badan intelijen Israel, Mossad, juga disebut-sebut melakukan operasi rahasia untuk menggagalkan pengembangan senjata nuklir Pakistan.

Pada tahun 1980, Israel diduga akan menyerang fasilitas nuklir Pakistan di Kahuta, dan Israel meminta bantuan India sebagai peluncur rudal. TKN Prabowo-Gibran mengimbau generasi muda lebih aktif melakukan serangan online untuk melawan berita bohong tentang Palestina. TKN Prabowo-Gibran mengajak masyarakat untuk ikut berbagi kejahatan perang yang dilakukan Zionis Israel. kabarbinjai.com.co.id 9 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *