Maret 2, 2024

JAKARTA – Dia adalah seorang wanita yang merupakan manajer produksi televisi dan film, video musik, dan lainnya di Hollywood. Tumbuh dan hidup sebagai seorang Kristen, wanita ini berusaha memenangkan orang lain agar beriman kepadanya.

“Saya seorang Kristen yang taat, saya juga mengajar Sekolah Minggu dan sebagainya,” ujarnya mengutip tayangan YouTube Hakim Kunci Masjid.

Kemudian dia bekerja dengan rekannya untuk memproduksi acara HBO, yang menarik lawan mainnya yang beragama Islam. Gulir lebih jauh, oke?

Memiliki pasangan yang beragama Islam, wanita tersebut berusaha meyakinkan pasangannya untuk ikut ke gereja bersamanya. Agar rekan-rekannya melihat kebenarannya. Sayangnya, saat itu ajakan wanita tersebut ditolak oleh rekan-rekan Muslimnya.

“Saya bilang siapa yang peduli jika Anda tidak menandatangani kontrak seumur hidup. Kamu hanya datang ke gereja selama satu jam pada hari Minggu, dan itu tidak akan membunuhmu jika kamu tidak menyukainya,’ dan dia berkata, ‘mmm, aku menang.’ “Jangan lakukan itu,” kata wanita itu.

Kemudian wanita tersebut bertanya-tanya mengapa pasangannya menolak undangannya ke gereja. Ia pun bertanya-tanya apa yang membuat pasangannya begitu melekat pada agamanya hingga satu jam pun ia tidak datang.

“Saya bilang, sekarang dengarkan, saya punya Alkitab dan saya bisa mengutip ayat-ayat Alkitab sepanjang hari, tapi itu tidak mempengaruhi Anda karena itu bukan Alkitab Anda. Ini bukan Alkitab Anda, kami bukan Alkitab Anda. kata wanita itu.

Ia kemudian meminta rekannya untuk memberikan kitab sucinya yaitu Al-Quran. Dengan alasan dia bisa membaca kitab suci rekannya. Ia juga menyatakan bahwa tujuannya adalah membaca Al-Qur’an agar ia dapat berjuang dan membuktikan kepada teman-temannya bahwa Islam adalah agama yang tidak berdasar dan menyadarkan teman-temannya dan ingin menjadi Kristen.

Tapi itu jadi senjata buat kamu, dia memang seperti itu. Ia mulai mengajak temannya untuk masuk Kristen. Wanita yang kini berhijab itu datang ke masjid sendirian. Saat itu ia bertemu dengan seorang pria dan memintanya untuk memakai jilbab jika ingin masuk masjid untuk berkeliling.

Kemudian wanita itu menyetujuinya. Ia pun menjadi terpesona dengan kebenaran Al-Qur’an yang digunakan wanita tersebut untuk penelitian terhadap teman-temannya.

Dia telah dicuci otak oleh berita buruk tentang Muslim di media barat. Wanita itu mulai membaca Al-Qur’an. Kemudian ia merasakan banyak pertanyaan yang muncul mengenai agamanya dan secara mengejutkan ia menemukan semua jawabannya dalam Al-Qur’an.

Kemudian menjadi lebih menarik baginya, setelah beberapa waktu ia merasa tidak bisa dipisahkan dari Al-Qur’an. Ia mengaku terus membaca Al-Qur’an di berbagai kesempatan untuk menyerap Al-Qur’an.

Wanita itu kemudian memutuskan untuk menjual seluruh harta miliknya untuk membeli tiket ke Maroko. Karena tidak punya uang, pekerjaan, keluarga di Maroko hingga bisa bermigrasi. Pindah ke Maroko dan memutuskan untuk mengucapkan Syahadat setelah membaca Al-Quran di Casablanca.

“Dua minggu setelah saya tiba di Maroko, saya merasa semuanya masuk akal, namun untuk mengucapkan Syahadat dan menjadi seorang Muslim, saya tahu itu adalah keputusan yang serius. Jadi saya berkata, “Baiklah, saya tidak ingin memiliki buku saya ini.” 98 persennya lulus, lalu menjadi Muslim, dan tiba-tiba kiamat sepertinya sudah berakhir. Oke, biar saya selesaikan, baru saya ucapkan syahadat,” ujarnya.

Kemudian dia menerima Syahadat pada tahun 2010. pada tanggal 31 Desember. Sempat mengalami depresi, wanita ini memutuskan masuk Islam saat ada orang asing yang memberinya Alquran. Setelah menerimanya, Amanda langsung membacanya dan merenungkan isi Alquran. Ia merasa tenteram saat mempelajari Al-Qur’an. kabarbinjai.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *