Maret 4, 2024

JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memfasilitasi perluasan kemitraan kampus vokasi dengan industri. Salah satunya adalah industri bidang kelistrikan, dan salah satunya adalah harapan dapat menyediakan sumber daya manusia bagi industri kelistrikan yang semakin dibutuhkan di masa depan.

Salah satu upaya untuk memperluas kemitraan ini adalah melalui kemitraan antara satuan pendidikan vokasi dengan PT Schneider Indonesia dengan memberikan hibah panel saklar tegangan menengah (PHB-TM). Hibah ini diserahkan bersamaan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 15 politeknik dan satu institut sebagai penerima hibah di Gedung Schneider, Jakarta, pada Selasa (12/5/2023).

Plt. Dalam sambutannya, Direktur Mitras DUDI Kemendikbudristek, Uuf Brajawidagda berharap panel listrik yang disumbangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa kelistrikan. Selain itu, Uuf juga menginginkan sinergi yang ada untuk terus mendukung pelatihan vokasi di Indonesia.

Baca juga: Profil PNJ, Politeknik Terbaik di Indonesia Menurut QS Asia University Ranking 2024

Saya berharap alat ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan interaksi antara Schneider dengan pelatihan vokasi dapat terus berlanjut,” ujarnya melalui siaran pers, Selasa (12/5/2023).

Seperti diketahui, mengacu pada data yang diperoleh dari World Economic Forum The Future of Jobs 2023, terdapat 1,6 juta lowongan tersedia bagi insinyur elektroteknologi dalam lima tahun ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor industri ketenagalistrikan merupakan salah satu sektor yang menjanjikan dalam menciptakan lapangan kerja di masa depan. Peralatan panel listrik yang diserahkan adalah peralatan RM 6 dan PIX 12.

Berikut daftar Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTTPV) penerima beasiswa:

1. Institut Teknologi PLN

2. Politeknik Negeri Bandung

3. Politeknik Negeri Batam

4. Politeknik Negeri Malang

5. Politeknik Negeri Madiun

6. Politeknik Negeri Madura

7. Politeknik Negeri Bali

8. Politeknik Negeri Banjarmasin

9. Politeknik Negeri Bengkalis

10. Politeknik Negeri Cilacap

11. Politeknik Negeri Jakarta

12. Politeknik Negeri Lhokseumawe

13. Politeknik Negeri Padang

14. Politeknik Negeri Samarinda

15. Politeknik Negeri Ujung Pandang

16. Politeknik Bosowa

Baca juga: 7 Politeknik Negeri yang Lulusannya Cepat Terserap Industri, Alumni Kampus Ini Juaranya Pada kesempatan yang sama, Business Vice President PT Schneider Indonesia Power Systems Surya Fitri menyampaikan bahwa PT Schneider Indonesia berkomitmen untuk menghasilkan generasi yang kompeten. Ia berharap perangkat yang diberikan dapat langsung digunakan untuk merealisasikan ilmu teoritis yang diajarkan di politeknik.

“Saya berharap apa yang kami tawarkan ini dapat bermanfaat dan digunakan secara langsung serta dapat merealisasikan ilmu teoritis dalam pendidikan politeknik, sehingga dapat menjadi alat praktis untuk menjelaskan teori-teori yang ada dengan realisasinya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *