Maret 2, 2024

Liputan6.com Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sedang mengupayakan perjanjian kerja sama penerapan energi sebagai bagian dari upaya Jakarta untuk meningkatkan efisiensi energi guna mencapai emisi net zero pada tahun 2060. Program efisiensi kilang Pertamina Internasional, Jumat (1/12/2023).

Dengan perjanjian kerja sama ini, efisiensi energi yang diterapkan melalui konversi peralatan menjadi KPI unit operasi akan terlaksana. Selain itu, setiap operasi akan berinvestasi dalam mengurangi emisi karbon dengan meningkatkan efisiensi energi.

Direktur Utama Pertamina NRE Dannif Danusaputro menjelaskan, kilang minyak merupakan salah satu tulang punggung energi Indonesia, karena kilang merupakan tempat minyak mentah diolah menjadi bahan bakar untuk kemudian dijual.

“Tidak hanya peningkatan kapasitas energi terbarukan saja, Pertamina juga sudah mulai bergerak ke arah efisiensi energi, kami berharap dapat mengelola dan bekerja sama dengan KPI untuk mendukung efisiensi energi. berdasarkan operasional pengolahannya,” jelasnya.

CEO KPI Taufik Aditiyawarman menegaskan pihaknya sangat mendukung kerja sama tersebut. Ia juga menyambut baik rencana efisiensi energi yang diusung Pertamina, sejalan dengan semangat mendukung Net Zero Emissions 2060.

“Harapannya kerjasama ini dapat menjadi wadah peningkatan pengetahuan untuk meningkatkan keandalan kilang minyak yang hemat energi, serta sebagai sarana penerapan proses bisnis yang lebih ramah lingkungan,” tegasnya.

“Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina untuk memasukkan aspek environment, social, governance (ESG) ke dalam praktik bisnisnya,” kata Taufik.

FYI, efisiensi energi adalah upaya yang dilakukan untuk mengurangi jumlah energi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan melalui peralatan atau sistem terkait energi di kilang-kilang di Indonesia.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *