Maret 4, 2024

kabarbinjai.com – Pada Rabu, 22 November 2023, sebanyak 13.000 guru Pendidikan Agama Islam (IRA) sekolah negeri dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti Bimbingan Teknis Program Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PPKB). Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) ini sangat strategis karena merupakan ajang untuk memacu kompetensi, profesionalisme dan kepekaan para ustadz.

“PPKB guru PAI merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas guru. Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk melatih guru PAI agar lebih profesional dan siap di masa depan sehingga kebutuhan pengembangan profesional guru dapat terlayani,” ujarnya. dikatakan. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani saat peluncuran Bimtek.PPKB online di Bandung, Jawa Barat.

“Guru PAI juga bisa menjadi guru yang memiliki fokus proaktif dan visi masa depan. Artinya tidak hanya menjadi orang yang reaktif saat ini, tapi juga proaktif terhadap pendidikan di masa depan,” imbuhnya.

Menurut Ali Ramdhani, tantangan guru PAI saat ini tidaklah mudah. Sebab di era teknologi digital, guru menghadapi tantangan yang sangat besar. Hal ini antara lain ditandai dengan munculnya Society 5.0 yang merupakan gerakan nyata menuju perkembangan informasi dan teknologi maju.

Berdasarkan hal tersebut, guru harus menyeimbangkan kemampuannya dengan keterampilan, latar belakang, dan karya inovatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengajaran.

“Dalam proses pembelajaran, guru PAI tidak hanya berperan sebagai pemberi ilmu atau ilmu pengetahuan, namun juga mempunyai tanggung jawab untuk menanamkan nilai, yakni menanamkan nilai-nilai moral luhur dan kepribadian pada diri siswa,” jelasnya.

Kegiatan teknis pengelolaan PPKB dilaksanakan secara daring dan luring. Untuk melaksanakan acara yang melibatkan hingga 13.000 guru ini, Direktorat Jenderal Pendidikan menggandeng Balitbang dan Diklat yang menyediakan aplikasi Smart Massive Open Online Course (MOOC). Acara yang berlangsung selama 10 hari ini fokus pada bidang kompetensi pedagogik dan profesional.

Bidang kompetensi pedagogi terdiri dari perencanaan, modifikasi dan evaluasi pembelajaran. Sedangkan bidang kompetensi profesional terdiri dari pengayaan materi PAI, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Materi teknis dan metodologi digunakan oleh kurikulum yang relevan dan dilaksanakan oleh satuan pendidikan terkait, yaitu kurikulum mandiri. Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Amin Suitna mengatakan, petunjuk teknis ini sangat penting karena berupaya menciptakan guru yang lebih mandiri sebagai bagian dari peningkatan kompetensi profesionalnya. Berkat kegiatan ini, proses pengembangan keterampilan juga dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Selain itu, bimbingan teknis kini lebih fleksibel karena mudah dilakukan dimana saja, kapan saja dengan Smart MOOCs. Oleh karena itu, tidak ada alasan mengapa kegiatan tidak dapat dilanjutkan atau dihentikan. Yang lebih penting ke depan adalah penanganan” Untuk itu Sebab, evaluasi itu penting untuk profil guru,” ujarnya.

Direktur PAI Amrula mengatakan, kegiatan Bimtek PPKB merupakan wadah yang tepat untuk melatih para guru. Ia mencatat, aksi ini mendapat respon positif dari para guru dari berbagai jenjang pendidikan dan daerah. “Kami berharap kegiatan positif ini dapat berkelanjutan karena banyak manfaatnya,” kata Amrula.

Baca artikel edukasi menarik lainnya di link ini. “Perguruan Tinggi Terpadu”, Strategi Probov-Gibran Mengatasi Pengangguran Kaum Muda Probov-Gibran berjanji akan meningkatkan kesempatan kerja yang berkualitas untuk mengatasi pengangguran kaum muda dengan menciptakan perguruan tinggi terintegrasi. kabarbinjai.com.co.id 8 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *