Maret 3, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Masyarakat di beberapa tempat belakangan ini banyak menemukan ular di rumahnya. Penemuan ini terjadi setiap tahun, apalagi saat kita memasuki musim penghujan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, ular sering terlihat saat musim hujan. Cuaca yang basah dan hangat membuat lingkungan menjadi nyaman bagi mereka.

Selain itu, musim hujan meningkatkan aktivitas hewan seperti tikus dan katak yang menjadi makanan banyak ular. “Sehingga cuaca lebih baik dan ketersediaan pakan saat musim hujan bisa mempengaruhi performa ular,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (6 Desember 2023).

Sigit juga mengungkapkan, banyak spesies ular yang cenderung berkembang biak saat terjadi kemarau, perubahan musim dingin, atau sebaliknya. Karena selama ini suhu lingkungan akan meningkat. Musim ini memberikan kondisi yang lebih baik untuk perkembangan telur atau buah di dalam tubuh ular.

Menurutnya, saat kawin, ular biasanya aktif mencari pasangan dan melakukan fungsi reproduksi. Situasi ini membantu mereka memastikan bahwa anak-anak tersebut lahir atau menetas pada waktu yang tepat. Hal ini terutama berlaku jika lingkungan menyediakan sumber daya yang cukup untuk mendukung pertumbuhan awal mereka.

Pendapat serupa diungkapkan Rizky Akbar, Sekretaris Yayasan Ular Sioux Indonesia. Banyak ular yang memutuskan kawin dan bertelur di tengah musim kemarau. Beginilah pembentukan telur pada awal hingga puncak musim hujan.

Terkait ular yang banyak ditemui di lingkungan rumah tangga, Rizky menegaskan, masyarakat hidup dengan berbagai jenis ular. Masih banyak spesies ular lain yang memilih bertelur di habitat manusia.

“Namun, mungkin saja saat ini jumlah laba-laba lebih banyak. Sebenarnya masih banyak ular lain yang masuk ke rumah ini, tapi kebanyakan hanya ular,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen dikejutkan dengan sembilan ekor laba-laba yang ditemukan di kamarnya. Sembilan ular berbisa berhasil dikeluarkan anggota pemadam kebakaran Sragen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *