Maret 3, 2024

YOGYAKARTA – Menu suhu juara dunia panjat cepat putri Awen Susanti Rahayu adalah makanan langka. Aries dikenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi dalam kecepatan, yang sangat penting bagi seorang atlet.

Perempuan asal Grobogan, Jawa Tengah ini mengaku sudah mengonsumsi tempe sejak kecil. Saat menjadi atlet, ia masih menggunakan menu kecepatan ini, saat lomba nasional, dan saat latihan di luar negeri.

“Saya masih memakan cuaca sejak saya masih kecil. Saya dari Grobogan, dari desa juga. Keluarga saya dari kalangan menengah ke bawah, bisa dibilang,” kata Aven saat debat “Tempe, pangan sehat dan lestari di Bale Merapi, Kabupaten Sleman, DIY, Kamis, 23 November 2023.

Kebiasaan makan tempe ini terus berlanjut hingga Aries melanjutkan karir pendakian profesionalnya. Aries menjelaskan, tempe merupakan salah satu menu yang selalu tersedia dalam penyusunan menu nasional.

“Saat saya menjadi atlet di asrama Pelatnas, kecepatan pasti menjadi menu setiap minggunya. Saya tidak tahu bagaimana persiapannya, tapi kecepatannya selalu ada,” kata Aven.

Aries mencontohkan, menu ini memiliki kandungan protein yang tinggi. Kandungan protein yang tinggi inilah yang disebut Aries, yang sangat penting bagi seorang atlet, terutama untuk menunjang otot.

“Tempe merupakan sumber protein bagi para atlet. Untuk menunjang otot dan performa para atlet. Secara tidak langsung (tempe) adalah menu yang diberikan oleh pelatih hingga chef bagi para atlet,” kata Aries.

Juara dunia empat kali kelas kecepatan putri ini bersumpah bahwa kecepatan memasak biasanya direkomendasikan dalam menu para atlet. Menggunakan tempe dengan titik didih yang disebut Aries akan menjaga kandungan proteinnya.

“Paling enak direbus saja. Kandungan proteinnya ada dan vitaminnya tidak hilang saat dimasak,” jelas Aries. Aven juga mengatakan, selama kuliah di luar negeri, salah satu bahan makanan yang sering didatangkan dari Indonesia adalah tempe. Selain tempe, ada juga nasi.

Sebab, di luar negeri sangat sulit mencari suhu. Kalaupun iya, harganya akan lebih mahal dibandingkan mendatangkan dari Indonesia.

“Saat latihan, kami membawa nasi, tempe, dan masakan lainnya yang sulit ditemukan di luar negeri,” kata Aven. Berawal dari hobi, Bagus Arda menjadi olahraga yang menginspirasi generasi muda. Bakatnya menginspirasi Bagus Arda untuk rajin membuat konten kreatif seputar dunia olahraga di akun media sosialnya. kabarbinjai.com.co.id 7 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *