Maret 2, 2024

kabarbinjai.com Tekno – Acer Aspire Vero 14 yang merupakan anggota baru dari seri Acer Aspire Vero baru saja resmi diluncurkan di Indonesia. Seperti pendahulunya, laptop ini tetap menganut konsep ramah lingkungan “R-E” (Review, Rethink, Reduce and Recycle). Bahan bodi yang digunakan tetap sama, dengan bahan daur ulang untuk sebagian besar laptop, termasuk kemasannya. Laptop berdesain orisinal ini ramah lingkungan dengan hingga 50% bahan PCR (daur ulang pasca-konsumen) ramah lingkungan di permukaan perangkat. Perbedaan luar biasa terletak pada prosesor Intel® Core™ generasi ke-13 terbaru, dan sertifikasi Platform Intel® Evo™ memastikan performa berkualitas, konektivitas lancar, dan performa efisien. Selain itu, Acer Aspire Vero 14 memiliki manajemen daya terbaik dengan aplikasi Vero Sense dan memiliki daya tahan baterai 14,5 jam. Lalu apa kelebihan perangkat ini? Desain asli Acer Aspire Vero 14 bersertifikat EPEAT Gold, terbuat dari plastik daur ulang pasca konsumen (PCR), yang ramah lingkungan, lebih berkelanjutan, mengurangi limbah, dan mengurangi emisi karbon atau CO2 hingga 30 persen. . Komposisi plastik PCR 30 persen digunakan untuk membuat seluruh sasis dan bingkai tampilan. Saat ini cover keyboardnya menggunakan 50 persen plastik PCR.Acer Aspire Vero 14 dibuat tanpa menggunakan cat sehingga memiliki warna dan tekstur yang unik. Namun laptop tersebut tetap hadir dengan warna biru laut (Marianna blue) yang berasal dari sampah plastik, terinspirasi dari warna laut. Penggunaan plastik laut dalam desain Acer Aspire Vero 14 membantu mengurangi polusi plastik dan penggunaan material di pantai, yang menciptakan panel sentuh. Tombol R dan E pada keyboard sengaja didesain mundur, memperkuat pesan penting konsep “R-E” Acer. Pada panel sentuh, Acer menggunakan teknologi OceanGlass yang terbuat dari plastik daur ulang sampah plastik di lautan. Touchpadnya terlihat unik dengan desain yang didesain ulang. Saat menggunakan keyboard untuk menulis dokumen dan tindakan lainnya, cukup lembut. Begitu pula dengan touchpadnya yang sangat responsif. Selain bodinya, kotak kemasan Acer Aspire Vero 14 juga terbuat dari 100 persen kertas daur ulang. Acer membuang semua kemasan busa LDPE tanpa mengurangi perlindungan, dan tidak menggunakan plastik untuk membungkus adaptor pengisi daya. Menjamin daya tanggap dan masa pakai baterai. Wi-Fi 6E dan Thunderbolt 4 lebih dari 9 jam, audio, fungsi pengisian cepat, dan koneksi terbaik dengan layar transparan dengan 100% sRGB. Sedangkan untuk mesinnya, laptop ini didukung prosesor Intel® CoreTM generasi ke-13 yaitu prosesor Intel® Core™ i5-1335U, dengan arsitektur hybrid baru dengan total 10 core (2P Core + 8E Core), 12 thread dan kapasitas maksimal. Frekuensi 4,60GHz. GPU Intel Iris Xe Graphics pada laptop pendukung CPU ini sangat andal untuk bermain game kasual seperti Minecraft dan mendesain dengan Adobe Photoshop CS6 Portable. Didukung juga dengan RAM dual-channel 16GB LPDDR4X dan memori internal SSD NVME PCle 4.0 512GB yang mampu menyempurnakan detail visual untuk gaming, menonton video dan film, serta aktivitas lainnya, serta didukung layar IPS berukuran 16 inci. :9 rasio aspek dan resolusi full HD. Di sisi daya, juga terdapat software Acer VeroSense yang memudahkan pengguna memilih mode penggunaan yang mengoptimalkan efisiensi energi dan masa pakai baterai. Perangkat lunak VeroSense menyediakan empat mode kinerja. Mulai dari Performance, Balanced, Eco, Eco+. Melalui mode Eco+, Anda dapat menghemat banyak baterai dengan menonaktifkan fungsi-fungsi penting. Mode Eco dapat mengurangi kinerja untuk meningkatkan efisiensi dan masa pakai baterai. Pada saat yang sama, mode seimbang memberikan keseimbangan antara kinerja dan penghematan energi. Dengan Verosense Optimization, baterai laptop 56Wh mampu bertahan hingga 14,5 jam dan dilengkapi fungsi fast charging. Daring dan luring. Selama Acer Day yang berlangsung hingga 30 September 2023, konsumen bisa menikmati diskon Rp 1 juta. Industri TPT Ramah Lingkungan Perkuat Ekosistem Manufaktur Ramah Lingkungan Permintaan terhadap produk industri ramah lingkungan, termasuk tekstil dan bukan tenunan (TPT), semakin meningkat. , perlu mengikuti upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem. kabarbinjai.com.co.id 7 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *