Maret 4, 2024

Jakarta, 23 Oktober 2023 – Sepeda listrik dapat menjadi salah satu alternatif kendaraan ramah lingkungan yang dapat digunakan masyarakat karena tidak menghasilkan emisi gas buang yang merusak udara dan tidak menyumbang polusi udara.

Memahami konsep tersebut, PT Beam Mobility Indonesia pun menyediakan sepeda listrik sebagai alternatif transportasi umum yang lebih ramah lingkungan dan mendukung gaya hidup berkelanjutan dalam aktivitas sehari-hari.

Bagus Sukmana, selaku Senior Communications Associate Ray Mobility Indonesia mengatakan, pihaknya menargetkan 10.000 sepeda listrik dapat dijadikan sebagai fasilitas umum di seluruh Indonesia.

“Kami menargetkan bisa menghadirkan sepuluh ribu sepeda listrik ke seluruh Indonesia. Kami berharap bisa mencapainya pada akhir tahun ini,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, seperti dikutip kabarbinjai.com Otomotif.

Selama satu tahun, sepeda listrik BIM Mobility Indonesia menjadi fasilitas umum di perguruan tinggi bahkan pemukiman.

“Setelah bekerja di Indonesia selama satu tahun, kami telah melayani banyak kota dan daerah antara lain Bogor dan Bali, kawasan akademik seperti Universitas Indonesia, IPB dan Brawijaya, kawasan pemukiman seperti Bintaro, Jababeka, Alam Sutera, Jakarta Garden City. Sitra Raya , Kota Sedayu, BSD dan beberapa kawasan pemukiman lainnya,” jelas Bagus.

Menurut Bagus, sejauh ini sudah ada sekitar 5.000 sepeda listrik yang dikerahkan sebagai fasilitas umum di Indonesia.

Lebih lanjut, armada BIM dilengkapi dengan teknologi IoT atau Geofence yang dapat memetakan seluruh kendaraan BIM secara real-time sehingga pengguna dapat menggunakannya secara maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Devaraj Sathivelu selaku country manager Beam Mobility Indonesia menjelaskan bahwa teknologi geofence memungkinkan lokasi setiap kendaraan dapat segera terdeteksi dan memberikan informasi segera kepada tim operasional untuk menyelesaikan masalah jika terjadi masalah pada kendaraan. .

“Fitur ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna. Geofences juga dapat mendeteksi jika terlalu banyak pejalan kaki di suatu area,” kata Devraj.

Devaraj menambahkan, teknologi geofence dapat digunakan untuk mendeteksi kapan armada membutuhkan penggantian baterai.

Kemudian, pada tahun 2019, Beam mendapatkan sertifikasi netral iklim sebagai perusahaan yang fokus pada penghapusan emisi karbon.

“Kami adalah satu-satunya operator mobilitas mikro yang mendapatkan sertifikasi netral iklim selama tiga tahun berturut-turut di Asia Pasifik,” tegasnya.

Lebih lanjut, BIM bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dengan menerapkan rencana aksi pengurangan dengan memutuskan untuk menggunakan armada listrik dari sumber terbarukan yang bersertifikat, serta melakukan konversi ke sumber energi bersertifikat untuk seluruh aktivitas operasionalnya.

Sebagai informasi, kecepatan maksimal seluruh armada BIM Mobility adalah 25 km/jam.

Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh penggunanya, dengan setiap armada dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan petunjuk keselamatan berkendara.

Selain itu, dalam upaya lebih mengenalkan armada Beam Mobility kepada masyarakat, terdapat program pelatihan armada gratis yang diberi nama Beam Safe Academy. Inovasi mahasiswa UI telah menciptakan mesin penjual otomatis khusus produk kebersihan untuk mengatasi permasalahan perempuan. Penggagasnya adalah Aurelia Frederia, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI. kabarbinjai.com.co.id 8 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *