Maret 4, 2024

kabarbinjai.com Education– Selama menunaikan ibadah haji ke Mekkah, ada batasan tertentu dalam melakukan ritual tertentu seperti pakaian. Luasnya area mengenakan Ihram pada saat menunaikan ibadah haji disebut Meeqaat Makani.

Saat menunaikan ibadah haji, Mieqaat adalah waktu dan tempat yang ditentukan oleh baris pertama dan terakhir Ziara. Artinya miqat adalah waktu dan tempat, dan jika seseorang menunaikan ibadah haji diluar batas tersebut, maka ibadahnya dianggap batal.

Mieqaat berkaitan dengan larangan memakai pakaian Ihram, termasuk Mieqaat yang dibuat di tanah atau Meeqaat Makani. K.H. Mikhat Makani merupakan perbatasan tempat dimulainya perjalanan haji. Wazir Ali menjelaskan.

Jamaah haji memulai perjalanan hajinya dari perbatasan ini. Pada Meeqaat Kakan ini, jamaah memulai ibadahnya dengan melakukan Ihram. Penumpang laki-laki harus melepas pakaiannya dan mengenakan dua kain untuk menutupi bagian pribadinya.

Sementara itu, jamaah haji perempuan tetap mengenakan busana muslim karena harus menutup aurat secara ketat. Selain itu, Rasulullah juga telah menyebutkan batasan makan miqat saat haji dalam hadits berikut.

“Setiap penduduk kota-kota tersebut dan orang lain yang ingin melewati kota-kota tersebut dan ingin menunaikan ibadah haji atau umrah, meskipun mereka bukan penduduk. Miqat ini diperuntukkan bagi mereka yang berada di wilayah Miqat tersebut. Miqatnya dari tempat dia memulainya, maka penduduk Makkah akan mendapat Miqatnya dari Makkah (HR. Bukhari No. 1524, Muslim) No. 1181).

Jamaah haji tidak hanya berasal dari kota Makkah namun juga dari seluruh dunia. Jadi, Jemaat yang datang dari luar perbatasan punya kaleng mikhaat. Menurut berbagai sumber, ada lima lokasi Meekhaat Makani, berikut gambaran lengkapnya.

1. Dzul Hulaifa yang berjarak 600 km dari kota Madinah.

2. Kharnul Manasil terletak di daerah Sil Khabir. Miqat ini untuk jamaah haji dari Najd, misalnya Riyadh. Jarak menuju tempat ini adalah 70 km dari kota Makkah.

3. Yalamlam atau Mikhat bagi Jamaah Haji dari Yaman.

4. Juhfa atau Mikhat adalah tempat peziarah asal Syam.

5. Satul Irq atau Mikhat merupakan tempat peziarah asal Irak.

Sedangkan Mikhat Kans untuk jamaah haji asal Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Jamaah haji yang tergolong gelombang 1 biasanya turun di Madinah sehingga Mikhatnya berada di Bir Ali (Zulhulaifa).

2. Jemaah haji yang termasuk Gelombang 2 dapat mengambil Mieqat di lokasi sebagai berikut:

Asrama Berangkat Haji di Indonesia. Melakukan Ihram sebelum Mieqaat masih dianggap sah menurut mayoritas Ulama. Namun bagi jamaah haji yang sudah memulai ihram dari asrama haji pertama hendaknya menghindari larangan ihram.

Di dalam pesawat atau pesawat yang lewat di depan atau di atas Yalamlam atau Kurnul Manasil.

Bandara King Abdulaziz (KAIA) Jeddah. Kedudukan tersebut ditetapkan berdasarkan keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Shella Soukia bersumpah dia cacat karena mengendarai koper listrik saat umrah: Yang hanya menggunakan tongkat bisa berjalan Melalui Instagram story-nya, Shella Soukia menjelaskan bahwa ada orang yang membagikan video dirinya mengendarai koper listrik di platform Tik Tok. . Bahkan video ini menuai kritik. kabarbinjai.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *