Februari 26, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Menemukan ular berbisa di rumah bisa menjadi pengalaman menakutkan bagi sebagian orang. Oleh karena itu, masyarakat memerlukan pengetahuan khusus tentang langkah apa yang harus diambil ketika menemukannya.

Sekretaris Yayasan Sioux Ular Indonesia Rizki Akbar membeberkan beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat saat menjumpai ular di rumah. Jika ditemukan ular, masyarakat diharapkan tidak berusaha menangkap atau membunuh ular tersebut.

Menurutnya, mencoba mendekati ular dengan paksa akan meningkatkan situasi di mana ular menganggapnya sebagai ancaman dan bertindak defensif. Sekadar informasi, ular tidak tergolong hewan agresif yang menyerang atau mengejar manusia terlebih dahulu. Pilihan terakhir ular adalah menggigit untuk menyelamatkan nyawanya.

Selama ular itu bisa melarikan diri, ia memilih untuk melakukannya. Jadi jika bertemu ular, sering kali ia menyarankan untuk tidak mendekatinya, melainkan melihatnya. Lebih baik lagi kalau direkam sekaligus memudahkan deteksi jarak jauh. Kemudian hubungi kami atau pemadam kebakaran, ”ujarnya saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (12/11/2023).

Rizki yakin dengan melacak ular tersebut, tim penyelamat bisa dengan mudah menemukan keberadaan ular tersebut. Setelahnya, tim bisa langsung mengevakuasi ular tersebut tanpa harus membongkar rumah yang bersangkutan.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa ular yang tidak dijaga dapat dengan mudah menghilang tanpa jejak. “Dan hasil penyelamatan yang kami lakukan nihil. Hal ini membuat pemilik rumah sangat khawatir, takut ular itu kembali,” imbuhnya.

Sebelumnya, warga Desa Kroyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen dihebohkan saat menemukan sembilan ekor ular kobra di ruang tamunya. Sembilan ular berbisa berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran Sragen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *