Maret 3, 2024

Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak jamaah haji Indonesia pada ibadah haji Mekkah-2023.

Hingga Senin, 19 Juni 2023, hari ke-25 perjalanan haji, 42 dari 78 jemaah haji di Arab Saudi meninggal dunia karena penyakit jantung.

Jemaah haji harus mewaspadai gejala-gejala serangan jantung, seperti nyeri hebat yang tiba-tiba di dada sebelah kiri, sesak napas, kelelahan ekstrem, keringat dingin, dan nyeri ulu hati.

Petugas Medis KKHI Mekka Dr. Muhaimin Munizu, Sp.JP, mengatakan jika jamaah mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera mencari pertolongan ke petugas medis terdekat.

Jika jamaah mengalami kondisi seperti itu, hendaknya segera menghubungi Petugas Kesehatan Jamaah di Kloter (TKH). Selain itu, TKH juga diharapkan dapat memberikan skrining yang lebih cepat dengan pemeriksaan EKG.

Mesin jantung/EKG telah dipasang di posko kesehatan di masing-masing sektor untuk memudahkan deteksi dini penyakit jantung.

“Jika gejala serangan jantung terlihat di jamaah, segera cari pertolongan tenaga medis profesional. “Para TKH dalam rombongan dapat segera melakukan pemeriksaan EKG di puskesmas yang bersangkutan,” imbau dr. Muhaimin.

Harapannya adalah mencegah komplikasi dari serangan jantung itu sendiri, lanjutnya.

Dr. Muhaimin menegaskan, deteksi dini penyakit jantung akut atau serangan jantung sangat penting untuk mencegah serangan jantung semakin parah. Kemenag: Pekerja Haji Harus Melek Digital, Rekrutmen Dibuka Hari Ini Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menegaskan, seluruh pekerja haji di Indonesia ke depan harus melek digital. kabarbinjai.com.co.id 5 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *