Maret 2, 2024

Nevada – Belakangan ini Amerika Serikat menjadi pusat perhatian dunia sumber daya mineral berkat ditemukannya cadangan lithium yang cukup besar di wilayahnya.

Litium adalah salah satu elemen kunci dalam produksi baterai, dan seiring dengan pesatnya perkembangan industri kendaraan listrik dan teknologi energi terbarukan, penemuan ini mempunyai potensi besar untuk mengubah lanskap industri di Amerika Serikat.

Penemuan ini terjadi di kaldera McDermitt, yang melintasi perbatasan antara Nevada dan Oregon. Litium di kaldera ini diperkirakan terbentuk setelah letusan super gunung berapi sekitar 16 juta tahun lalu.

Meskipun perhitungan akhir masih harus dikonfirmasi, perkiraan awal menunjukkan bahwa cadangan litium ini bisa mencapai sekitar 120 juta ton. Jumlah ini jauh melebihi cadangan litium terbesar di dataran garam Bolivia.

Kutipan kabarbinjai.com Otomotif dari Carscoops Selasa 12 September 2023 Selain kuantitasnya yang signifikan, yang membuat penemuan ini semakin menarik adalah tingginya konsentrasi litium pada endapan sedimen kaldera McDermitt.

Hal ini merupakan kabar baik bagi industri baterai dan kendaraan listrik, karena tingkat konsentrasi yang tinggi dapat menghasilkan produksi yang lebih efisien.

Dampak positifnya bagi Amerika Serikat adalah kemandiriannya dalam pasokan litium. Sebelumnya, negara ini harus mengimpor lithium dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan industri baterai.

Dengan penemuan ini, Amerika Serikat berpeluang mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan dominasi pasokan litium.

Namun penemuan ini juga menghadapi tantangan, khususnya terkait isu lingkungan dan hak atas tanah suci.

Dua suku di sisi kaldera Nevada mengatakan tambang litium akan berada di tanah suci mereka, dan ada juga kekhawatiran mengenai dampak lingkungan dari aktivitas penambangan. 14 Negara Terancam Hancur Jika Perang Dunia III Pecah, Lalu RI? Kondisi geopolitik dunia saat ini tampaknya tidak berjalan baik dan memanas hingga kemungkinan terjadinya Perang Dunia III. Beberapa negara bahkan mungkin akan hilang. kabarbinjai.com.co.id 7 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *