Februari 26, 2024

JAKARTA – Tahukah Anda, memperkenalkan kebiasaan makan sehat pada anak bisa membantunya berkembang sejak dini…! Jika Anda sudah terbiasa sejak kecil, Bayi Anda akan terbiasa dengan pola makan sehat hingga ia besar nanti. Perlu diingat bahwa ada banyak manfaat mengikuti pola makan sehat untuk anak. Salah satunya adalah mendukung pertumbuhan dan perkembangan serta mencegah gizi buruk; Dapat mencegah obesitas atau masalah kesehatan lainnya pada anak. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan dalam porsi yang disesuaikan.

Namun mengenalkan pola makan sehat pada anak bukanlah hal yang mudah. Dikutip dari laman Puspa Jakarta ada tips yang bisa dilakukan untuk menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini. Berikut beberapa idenya.

1. Ciptakan pola makan yang teratur Agar anak bisa makan sehat, perlu diperhatikan tidak hanya jenis nutrisi dalam makanannya, tapi juga keteraturan waktu makannya. Biasakan bayi Anda makan dengan jadwal yang teratur. Misalnya sarapan pagi pukul 06:00-07:00, Makan siang 12:00-13:00 dan makan malam 18:00-19:00.

2. Berikan dua selingan. Setelah 3 kali makan utama, bayi membutuhkan 2 kali snack. Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. Pastikan Anda tidak mengonsumsi makanan ringan di atas waktu makan utama.

3. Tetapkan beberapa batasan. Sebaiknya berikan banyak batasan pada bayi Anda agar dapat melengkapi pola makan bayi dengan baik. Lemak jahat, Makanan tinggi gula dan garam harus dibatasi. Nafsu makan menurun.

Orang tua sebaiknya tidak langsung panik jika anak mengalami krisis atau kehilangan minat terhadap makanan meski sudah menerapkan kebiasaan di atas. Orang tua di Indonesia seringkali mendapati minat anaknya terhadap makanan hilang atau berkurang. fisik Perubahan minat ini sering terjadi pada anak karena berbagai faktor mulai dari faktor psikologis dan sosial.

Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia namun juga di negara lain. Muliaman Mansyur, Head of Medical KALBE Nutrition, menjelaskan hilangnya atau berkurangnya nafsu makan pada anak umumnya bersifat sementara. Namun, orang tua harus mencatat berat dan tinggi badannya serta memantau tumbuh kembang anaknya.

Ketika anak-anak kehilangan minat terhadap makanan, penting bagi orang tua untuk memberikan contoh kebiasaan makan yang sehat. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa; Oleh karena itu, anak dianjurkan melakukan hal serupa jika orang tuanya menunjukkan minat positif terhadap makanan sehat.

“Orang tua tidak perlu panik jika nafsu makan anaknya hilang atau menurun, dan segera tentukan prioritas yang tepat. Hal ini wajar dan terjadi seiring pertumbuhan anak.”

Penting untuk tetap tenang, namun prioritas utama adalah memenuhi kebutuhan nutrisi harian; Dr Muliaman mengatakan lingkungan pangan adalah tentang menciptakan lingkungan yang mendukung dan positif serta memastikan tersedianya pilihan makanan sehat.

Maka Morina melalui PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals), brand yang fokus pada kesehatan serta tumbuh kembang anak, memahami permasalahan dan perjuangan orang tua dalam memberikan nutrisi harian pada anaknya.

Sebagai solusinya, Menghadirkan Morinaga Morigrot yang membantu orang tua mengoptimalkan gizi anak, sehingga orang tua dapat fokus pada persiapan tanpa rasa khawatir dan mengembalikan minat makan anak.

Junita, Head of KALBE Nutritionals Morinaga GUM Business Unit, meyakini perubahan nafsu makan anak merupakan hal yang wajar dan wajar terjadi pada masa tumbuh kembangnya.

“Dari sisi positifnya, ini juga merupakan kesempatan untuk memperkenalkan anak-anak pada makanan yang berbeda dan menciptakan lingkungan nutrisi yang positif seiring pertumbuhan mereka, sehingga membentuk kebiasaan. Kami mendorong para orang tua karena Morinaga Morigro hadir untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak dengan berbagai manfaatnya. Terutama berusaha meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi anak. “Pencernaan yang baik pasti menambah nafsu makan,” jelas Junita.

Vitamin mineral Sebab jika tubuh anak mendapat nutrisi yang diperlukan, termasuk protein dan karbohidrat, maka pola makannya bisa terjaga seimbang. Keseimbangan nutrisi yang baik dapat mempengaruhi nafsu makan.

Anak yang mendapat asupan makanan cukup biasanya lebih sehat dan nafsu makannya lebih besar. Anak-anak yang merasa tidak nyaman atau tidak sehat mungkin kehilangan nafsu makan. Dengan demikian, dengan meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi, bayi akan lebih sehat dan nafsu makannya lebih baik.

Minyak ikan Probiotik BB536; Orang tua disarankan untuk memberi bayinya makanan yang tinggi serat FOS dan kalsium.

Produk yang mengandung minyak ikan membantu anak mencapai berat badan dan tinggi badan ideal serta berperan sebagai penambah nafsu makan. Probiotik BB536 dan serat FOS prebiotik mendukung kekebalan tubuh serta kaya akan vitamin A, C, E dan zinc untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan.

Bahan-bahan unik ini terdapat pada Morinaga Morigro. Kandungan tersebut mengoptimalkan penyerapan nutrisi sehingga bayi makan dengan lahap dan tumbuh kembang secara optimal. untuk lebih mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak; Produk ini mengandung vitamin D, Ini juga mengandung 14 vitamin dan 9 mineral.

Rasa madu rendah gula dan rasa vanila membantu anak tumbuh sehat dan terhindar dari obesitas. Hal ini dibuktikan oleh kelompok riset Home Tester Club (HTC) pada Agustus 2023 terhadap 1.000 ibu di beberapa kota di Indonesia. Hasilnya, 9 dari 10 ibu setuju bahwa susu ini membuat bayinya makan dengan baik dan tumbuh dengan baik.

Salah satu ibu yang melihat adanya perubahan nafsu makan bayinya adalah Selebgram dan parenting blogger Riri Restiani (IG: @princessrhie) yang mengaku khawatir saat bayinya kehilangan nafsu makan.

“Lama-kelamaan nafsu makan anak saya menurun dan dia hanya mau makan makanan tertentu saja. Saya khawatir hal itu akan mempengaruhi tumbuh kembangnya, terutama saat bayi mulai mengalami perubahan fisik, seperti kurus. “Sebagai seorang ibu yang aktif mencari informasi, saya menyadari bahwa berat badan anak saya bertambah hampir 1 tahun kemudian dan tidak mencapai target,” kata Riri.

Berbekal fakta nyata tersebut, Riri mencoba berbagai cara untuk mengembalikan minat dan nafsu makan anak-anak. Dimulai dengan mengajak anak menyiapkan makanan dan menciptakan lingkungan makan yang lebih positif, waktu makan merupakan saat yang menyenangkan bagi anak untuk menjalin ikatan dengan keluarga. Riri mendapat lebih banyak jawaban setelah mengenal anaknya, Morina Morigro. “Nafsu makannya berangsur-angsur membaik, dan berat badan serta tinggi badan bayi saya ideal untuk anak seusianya,” kata Riri Restiani, yang berbagi pengalamannya membangkitkan kembali minat anak-anak di blog dan halaman Instagram-nya.

Selebriti dan parenting blogger Mira Utami (IG/Tiktok: @miramiut) punya pengalaman serupa. “Saya berusaha untuk tidak panik ketika anak mulai kesulitan makan. Yang terpenting, menambah dan menjaga berat badan. Mempraktikkan kebiasaan makan sehat pada anak adalah prioritas terpenting. “Bagi saya, yang membuat Morinaga Morigro istimewa adalah dirancang untuk mengatasi tantangan utama orang tua dalam menstimulasi nafsu makan anak, yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi anak yang sulit makan,” ujarnya. Mira Utami Tips Agar Anak Makan Enak.

Peran orang tua sangat penting agar anak bisa makan dengan baik kembali. Berikut beberapa sarannya: Ketika minat makan muncul kembali; Berikan anak Anda berbagai makanan sehat yang akan membuatnya lebih tertarik untuk mencoba makanan baru. Ciptakan pengalaman menyenangkan dengan menyajikan makanan secara menarik, seperti hidangan berwarna-warni atau pola lucu. Hal ini dapat meningkatkan minat anak terhadap makanan. Hindari memaksa anak makan terlalu banyak; Karena malah bisa menimbulkan rasa enggan untuk makan. Beri mereka kendali atas seberapa banyak mereka ingin makan, namun pastikan mereka selalu memiliki akses terhadap makanan sehat yang memenuhi kebutuhan nutrisinya.

“Penting untuk diingat bahwa setiap anak adalah individu yang unik dan metode efektif untuk mengatasi masalah makan mungkin berbeda-beda.” Penting untuk diingat bahwa yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan gizi harian, menciptakan lingkungan makan yang positif dan mendukung berkembangnya hubungan yang sehat dengan anak. makanan,” kata Dr. Muliaman. Sebagian besar anak mengonsumsi makanan rendah gizi, dan para ahli menyarankan agar orang tua dapat memantau kualitas dan kuantitas makanan yang dimakan anaknya di kabarbinjai.com.co.id Desember dengan menyiapkan makanan lezat di rumah untuk dimasak oleh ibu sesuai selera anak. 6 hari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *