Maret 3, 2024

kabarbinjai.com Tekno – Berlian bukan hanya sekedar perhiasan bagi wanita, rupanya berlian juga bermanfaat bagi para ahli geologi. Faktanya, sebuah penelitian baru menemukan, beberapa berlian bisa mengungkap rahasia tentang evolusi Bumi.

Sebagai mineral alami paling kompleks, berlian dapat hidup bersama banyak hal, termasuk penciptaan dan penghancuran “benua super”.

Terkubur di bawah permukaan bumi, para peneliti menganalisis berlian yang terbentuk jutaan tahun lalu di bawah benua super Gondwana.

Batuan yang “sangat dalam” ini menyimpan petunjuk penting tentang pembentukan, stabilisasi, dan pergerakan superkontinen di seluruh dunia – alias “siklus superkontinen”.

Perubahan-perubahan ini, yang disebabkan oleh lempeng tektonik yang mendorong kerak bumi ke bawah permukaan bumi, sulit untuk dipelajari; Kerak samudera dan kerak bumi purba belum sepenuhnya dipahami.

“Berlian di kedalaman sangat langka, dan sekarang kita tahu bahwa berlian dapat memberi tahu kita tentang keseluruhan struktur Bumi,” kata peneliti Karen Smit dalam pernyataannya, dilansir IFLScience, Senin, 23 Oktober 2023.

“Kami ingin menemukan berlian ini untuk mencoba memahami seperti apa bumi di masa lalu,” lanjutnya.

Dengan menggunakan serangkaian analisis kimia untuk mengidentifikasi dan menentukan inklusi silikat dan sulfida kecil dalam berlian, termasuk analisis isotop, para peneliti menemukan bahwa berlian terbentuk antara 650 dan 450 juta tahun yang lalu, sekitar 300 hingga 700 kilometer (186 hingga 435). mil) melintasi. .di bawah permukaan tanah, dasar Gondwana.

Benua super tersebut kini meliputi Kutub Selatan. Saat terbentuk, batuan bagian dalam menjadi lebih terang dan diangkut bersama dengan material mantel ke dasar benua super, lalu meluas ke bawah. Dan, seperti yang dijelaskan Smit, berlian telah ada sejak saat itu.

“Sekitar 120 juta tahun lalu, Gondwana mulai terpecah membentuk lautan seperti Atlantik. “90 juta tahun yang lalu, berlian, yang memiliki inklusi kecil pada batuan induknya, dibawa ke permukaan bumi melalui letusan gunung berapi yang dahsyat,” kata Smit.

Letusan terjadi di pecahan Gondwana yang dikenal dengan Brazil dan Afrika Barat. Hal ini, kata para peneliti, berarti bahwa berlian akan “menempel” di lembah dan bermigrasi ke berbagai fragmen benua super saat pecah.

Di balik eksteriornya yang mewah, penelitian ini mengungkap pentingnya penelitian berlian dalam dan formasi geologi. Menurut Smit, para ilmuwan memerlukan penelitian seperti ini untuk memahami bagaimana benua tumbuh dan bergerak.

Tanpa tanah tidak ada kehidupan. Penelitian ini akan menunjukkan bagaimana Bumi terbentuk, bagaimana kaitannya dengan evolusi kehidupan dan mengapa planet kita berbeda dengan planet lain. Cadangan Batubara 2,4 Miliar Metrik Ton, BUMI: Baru Dieksplorasi Sebagian PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melaporkan data sumber daya dan cadangan batubara yang dimiliki perseroan dan anak usaha hingga kuartal III 2023 .kabarbinjai.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *