Maret 1, 2024

Malang – Seorang mahasiswi Universitas Tribhuana Tonggadiwi Malang tewas akibat dipukul mahasiswa lain. Korban diketahui bernama Kesnel Muri asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perseteruan berdarah ini bermula dari pesta minum-minum untuk merayakan kelulusan murid-murid seniornya. Pada hari Sabtu tanggal 24 Juni 2023 diadakan pesta wine di sebuah kafe di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangpluso, Kabupaten Malang.

“Ada acara di kedai kopi belakang Universitas Muhammadiyah Malang. Acara ini diselenggarakan oleh rombongan mahasiswa salah satu kampus swasta di Malang. Pesta ini dalam rangka wisuda mahasiswa senior. Korban dan terduga pelaku ada di sana. acara tersebut,” kata Kabid Humas Polres Malang. Inspektur Ahmed Tawfiq, Minggu 25 Juni 2023.

Di tengah acara wisuda, dia meminta korban meninggalkan pesta. Ternyata keputusan korban untuk meninggalkan lokasi kejadian menimbulkan ketidakpuasan dan kemarahan banyak peserta. Siswa lainnya meneriaki korban dan memukulinya.

Kemudian korban keluar dari acara tersebut, namun ternyata ada yang tidak suka. Sehingga dibentak dan dipukul, lalu dibiarkan tergeletak. Korban dikabarkan meninggal sebelum pukul 01.30 WIB, kata Tawfiq.

Jenazah korban ditemukan oleh anggota satpam dan warga sekitar. Warga kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Karangpluso. Saat polisi tiba, mereka menemukan korban terbaring. Ia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Saif Anwar (RSSA) Malang.

Polisi tidak dapat mendeteksi luka yang diderita korban hingga kematiannya. Tim medis masih melakukan autopsi terhadap korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Sebaliknya, usai korban dibawa ke RSSA, muncul kelompok tak dikenal yang datang ke lokasi kejadian untuk mencari pelaku penusukan Kesnael-Mori. Selain mencari pelaku penikaman, mereka juga merusak beberapa bangunan kafe. Bahkan sepeda motor dan mobil pun menjadi sasaran.

Kendaraan seperti sepeda motor dan mobil mengalami kerusakan. Kendaraan milik warga juga dirusak, termasuk mobil bukan milik pelajar melainkan milik warga Turin, kata Tawfiq.

Bahkan, kelompok pelajar tersebut, yang tak bisa menerima kematian teman sekelasnya, mencari pelaku kejahatan penikaman di Kecamatan Dao, Kabupaten Malang, dan Kecamatan Luukwaru, Kota Malang. Polisi juga mengirimkan satuan brimob untuk mengamankan tempat tersebut.

Jadi personel polisi disiagakan di Dau dan Karangpluso beserta Primob. Sekitar 60 orang dari Primob disiagakan di Dau dan Lokwar, kata Tawfiq. Mahasiswa Populer dan Pimpinan Program Berkumpul di Kampus Palembang Puluhan mahasiswa kampus Palembang viral di media sosial. Ketua program studi kampus juga ikut bergabung dalam klub tersebut. Ketua program studi langsung buka suara. kabarbinjai.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *