Maret 3, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah resmi selesainya akuisisi bisnis perbankan konsumen Citi Indonesia pada November 2023, UOB Indonesia telah mengakuisisi lebih dari 1 juta nasabah.

“Melalui akuisisi ini, kami juga akan menambah 8 juta nasabah di ASEAN, sementara jumlah nasabah di Indonesia melebihi 1 juta. Ini juga menjadi basis nasabah penting untuk kerja sama ini,” kata Head of Strategic Communications and Brand UOB Indonesia, Rabu ( 2023) 12 Juni 2019), Maya Rizano pada konferensi pers yang digelar di UOB Plaza Jakarta.

Hendra Gunawan, Presiden Direktur UOB Indonesia, mengatakan pascaakuisisi tersebut, jumlah karyawan UOB Indonesia juga bertambah 1.000 orang, dan UOB total menambah 5.000 orang karyawan di kawasan ASEAN. UOB Indonesia dengan hangat menyambut nasabah dan karyawan baru untuk bergabung dengan keluarga UOB.

“Akuisisi ini mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia dan komitmen kami untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada pelanggan kami,” kata Hendra.

Sebelumnya, UOB telah menyelesaikan proses akuisisi bisnis perbankan konsumer Citibank Indonesia pada 18 November 2023, menyusul selesainya proses integrasi di Malaysia dan Thailand pada November 2022 dan proses integrasi di Vietnam pada Maret 2023. “Ini juga menandai akuisisi penuh UOB atas bisnis perbankan konsumen Citigroup.” Bisnis perbankan konsumen mencakup bisnis portofolio investasi tanpa jaminan dan terjamin, pengelolaan kekayaan, dan simpanan ritel di empat negara Asean. “

Pada saat yang sama, akuisisi aset dan liabilitas perbankan konsumer yang dilakukan Citibank di Indonesia senilai Rp 1,06 triliun, sedangkan akuisisi Citi di kawasan ASEAN berjumlah lebih dari Rp 5 triliun. Selain itu, UOB Indonesia juga melakukan penambahan modal melalui right issue senilai Rp1,5 triliun yang akan digunakan untuk investasi, pendanaan perbankan konsumer dan perbankan grosir, serta berbagai rencana ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *