Maret 3, 2024

Jakarta – Indonesia memiliki potensi besar di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UKM). Berdasarkan data, jumlah UKM di Tanah Air mencapai 65,4 juta pada tahun 2019.

UMKM juga mempunyai kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia yaitu sebesar 61,97% dari total PDB negara atau setara dengan Rp8.573,89 triliun.

Namun, masih ada beberapa usaha kecil dan menengah yang telah memperoleh legitimasi bisnis dan memanfaatkan peluang digitalisasi. Hal ini menjadi tantangan bagi mereka untuk berkembang dan bersaing di pasar global.

Menjadi Influencer, perusahaan yang berada di bawah naungan PT Garda Iswanto Group, menyadari pentingnya legitimasi bisnis dan digitalisasi bagi UKM, berkomitmen membantu para pengusaha khususnya UKM untuk tumbuh dan berkembang dengan mendaftarkan legitimasi bisnis dan menerapkan strategi pemasaran online.

“Kami menyadari pentingnya legitimasi bisnis dan digitalisasi untuk memajukan UKM di Indonesia,” kata Influence Director, Dadang Rachmad Iswanto.

“Menjadi dedicated influencer untuk membantu pengusaha UKM agar mampu bersaing di dunia digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” imbuhnya, dikutip kabarbinjai.com Tekno dari keterangan resmi, Jumat, 20 Oktober 2023.

Melalui program ini, Menjadi Influence telah memberikan dukungan dan bimbingan kepada lebih dari 1500 pengusaha dari berbagai bidang, seperti konstruksi, produk perawatan kulit, industri makanan dan sektor lainnya.

Di masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia, perusahaan ini mempercepat transformasi digital UKM dengan memberikan layanan konsultasi gratis dan feedback cepat terhadap proses penetapan legitimasi bisnis dan strategi pemasaran digital.

“Di era digital yang semakin kompetitif ini, kami siap memastikan pemilik UKM memiliki landasan hukum yang kuat dan dapat memaksimalkan potensi online yang dimilikinya,” jelas Dadang.

Dengan terjaminnya legitimasi usaha dan penggunaan strategi pemasaran digital yang tepat, UKM di Indonesia dapat berkembang untuk memajukan perekonomian nasional dan bersaing secara global.

“Di era pasar yang cepat dan bebas ini, UKM harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi, terutama dalam perkembangan teknologi,” kata Dadang. Kemenag: Pekerja Haji Harus Melek Digital, Rekrutmen Dibuka Hari Ini Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menegaskan ke depan seluruh pekerja haji Indonesia harus melek digital. kabarbinjai.com.co.id 5 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *