Maret 3, 2024

Makassar – Legenda panahan Indonesia Kusuma Wardhani meninggal dunia pada Minggu 12 November 2023 di kediamannya, Perumahan Toddopuli 22, Panankukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Peraih medali perak Olimpiade Seoul 1988 itu meninggal karena pembuluh darah tersumbat. Sebelumnya, Kusuma Wardhani sempat dirawat intensif di RS Harmina Makassar.

Situs resmi PB Perpani menuliskan, “Kami segenap tim Persatuan Panahan Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya pahlawan panahan Indonesia Kusuma Wardhani. Terima kasih telah menjadi inspirasi bagi kami.”

Kusuma Wardhani bersama kedua temannya, Nurfitriana Saiman dan Lily Handayani, menjadi peraih medali pertama Indonesia di Olimpiade sejak turun di tim Merah Putih pada Olimpiade 1952.

Tiga pahlawan Indonesia berhasil meraih medali perak cabang olahraga panahan pada Olimpiade 1988 di Seoul, Korea Selatan. Peran Trio Pahlawan Indonesia di Olimpiade mengawali rentetan sejarah Indonesia meraih medali emas di ajang olahraga paling bergengsi tersebut.

Setelah meraih medali perak di Olimpiade 1988, empat tahun kemudian Indonesia mampu meraih medali emas di cabang bulu tangkis melalui Susi Susanti dan Alan Budikusuma yang menjadi “Pengantin Emas” di Olimpiade Barcelona 1992. Menteri Pemuda dan Olahraga RI berharap semakin banyak atlet yang lolos ke Olimpiade Paris. . Saat ini terdapat lima atlet yang memastikan diri berlaga di Olimpiade 2024 di Paris. kabarbinjai.com.co.id 5 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *