Maret 2, 2024

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah studi baru menemukan bahwa berolahraga di pagi hari dapat membantu Anda mengatur berat badan dengan lebih baik.

Studi yang dipublikasikan di Obesity pada September 2023 ini menemukan bahwa orang yang berolahraga antara jam 7 hingga 9 pagi lebih baik dalam mengontrol dan menjaga berat badan dibandingkan mereka yang berolahraga sore atau malam hari, lapor Health pada Selasa (5/12) / 2023).

Untuk mengetahuinya, tim peneliti menganalisis data dari 5.285 orang yang berpartisipasi dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES) Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) 2003-2006.

Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan kebiasaan olahraganya: pagi, siang, dan malam. Setiap peserta mengenakan accelerometer di pinggang kanan saat terjaga untuk mengukur aktivitas fisik selama empat hari berturut-turut hingga tujuh hari setelah penilaian awal.

Para peneliti menemukan bahwa indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar pinggang lebih rendah pada mereka yang berolahraga di pagi hari dibandingkan di sore hari, menunjukkan risiko obesitas yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak berolahraga.

Meskipun ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan ketika membahas penambahan berat badan (seperti pola makan dan genetika), temuan ini mungkin berguna bagi mereka yang juga ingin mendapatkan hasil maksimal dari olahraga mereka sehari-hari.

Diana Thiara, MD, direktur medis di Klinik Manajemen Berat Badan UCSF dan spesialis kedokteran klinis di Departemen Penyakit Dalam Umum di UCSF, menekankan perlunya menempatkan penelitian ke dalam konteks, dan -berkata, “Dan itu sulit. Ambil banyak hal sesuatu dari hasilnya.”

Salah satu penjelasan atas temuan penelitian ini adalah bahwa puasa dapat menurunkan kadar glukosa, memungkinkan tubuh beralih ke oksidasi lemak sebagai energi selama olahraga pagi, jelas Tongyu Ma, MBBS., PhD, penulis koresponden dan profesor riset di Universitas Politeknik Hong Kong di Hong Kong dan Universitas Franklin Pierce di Amerika Serikat.

Thiara mengatakan, secara teori, berolahraga di pagi hari sebelum sarapan akan bermanfaat. Ia mengatakan, olahraga sebelum makan dapat meningkatkan oksidasi lemak.

Penelitian lain menunjukkan bahwa berolahraga “dengan perut kosong dapat mengurangi total kalori yang dikonsumsi selama 24 jam”.

Oleh karena itu, dapat membantu seseorang untuk mencegah penambahan berat badan.

“Tetapi untuk lebih jelasnya, hal-hal ini belum ditunjukkan dalam uji coba terkontrol secara acak yang besar, jadi kami tidak dapat secara pasti mengatakan bahwa olahraga pagi dapat mencegah atau mengurangi risiko obesitas,” tegas Thiara.

Thiara dan Ma mengatakan bahwa olahraga yang konsisten setiap saat sepanjang hari bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, terlepas dari waktu spesifiknya.

“Orang-orang berdebat tentang bagaimana melakukan sesuatu dengan ‘sempurna’, namun kenyataannya kita harus fokus menggerakkan tubuh kita secara teratur dan teratur sepanjang hari dan bertujuan untuk meningkatkan jumlah jantung kita,” kata Thiara. “Kegigihan adalah kuncinya, perfeksionisme bisa menjadi penghalang.”

Ma mengatakan bahwa studi baru ini “menunjukkan bahwa pagi hari adalah waktu terbaik dalam sehari,” namun masih diperlukan lebih banyak bukti dan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman mengapa hal ini bisa terjadi.

Selain itu, Ma mengatakan uji klinis akan memberikan dia dan rekan-rekannya “lebih percaya diri dalam memberikan bukti ilmiah” untuk beberapa proposal penelitian tersebut.

Namun untuk saat ini, hal terpenting bagi mereka yang ingin mengontrol berat badan adalah setiap latihan merupakan langkah maju yang positif.

Thiara mengatakan penting untuk meluangkan waktu untuk melakukan beberapa bentuk olahraga yang dapat Anda nikmati dan terus lakukan, terutama jika Anda ingin menjaga berat badan.

“Olahraga sangat penting untuk kesehatan kardiometabolik, begitu pula kolesterol, tekanan darah, dan gula darah, dan itu sangat penting untuk membantu menjaga berat badan,” ujarnya.

Thiara menyarankan agar orang yang baru pertama kali berolahraga memulainya dengan sesuatu yang sederhana. Berjalan kaki selama 15 hingga 30 menit beberapa kali seminggu dapat menjadi cara mudah untuk memasukkan olahraga ke dalam rutinitas harian Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *