Maret 2, 2024

kabarbinjai.com Edukasi – Konflik terkini antara kelompok Hamas Palestina dan Israel semakin menyita perhatian masyarakat. Namun terkadang melihat konflik ini, terjadi kesalahan dalam memahami makna peristiwa perang tersebut, khususnya Israel, Zionis dan Yahudi.

Nah, berikut kabarbinjai.com berikan penjelasan ketiganya dilansir dari berbagai sumber:

Yahudi adalah sekelompok orang di dunia yang mengikuti tradisi dan ajaran agama tertentu yang juga dikenal sebagai Yudaisme. Namun, banyak keturunan Yahudi yang tidak selalu menganut kepercayaan ini. Secara garis besar, orang Yahudi adalah orang yang darahnya adalah orang Ibrani.

Dalam Yudaisme, ada gerakan keagamaan yang disebut Zionisme. Zionisme adalah kelompok yang ingin membentuk negara menurut hukum Yahudi.

Penerapan Zionisme dianggap sebagai dasar berdirinya Negara Israel yang dianeksasi ke sebagian wilayah Palestina. Gerakan ini meyakini bahwa negara Yahudi atau Israel harus berdiri di dekat Gunung Zion, sebuah bukit di kota Yerusalem.

Sedangkan Israel merupakan negara yang didirikan oleh kelompok Zionis. Negara tersebut mengaku sebagai negara Yahudi, meski tidak semua orang Yahudi di dunia memilih tinggal di negara tersebut. Faktanya ada kelompok Yahudi yang menentang Zionisme dan mendukung Palestina.

Di sisi lain, Israel juga dipenuhi oleh kelompok non-Yahudi seperti Arab Muslim dan Kristen. Menurut Perpustakaan Yahudi, 73,3% dari 9,75 juta penduduk negara itu adalah Yahudi dan sisanya adalah non-Yahudi.

Sebagai negara sekuler, tidak jarang kita menemukan perbedaan kasta dan agama di negara tersebut. Banyak Muslim Arab dan Kristen juga berpartisipasi dalam tentara Israel. Sebelum terbunuh oleh roket Hamas, seorang kapten tentara Israel mengambil selfie di dalam tank IDF untuk mengumumkan kematian tiga tentaranya. kabarbinjai.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *