Maret 2, 2024

kabarbinjai.com Tekno – Hans Scharff adalah seorang interogator Jerman yang terkenal karena kemampuannya mengorek informasi dari tawanan perang tanpa menggunakan kekerasan atau intimidasi. Ia lahir di Jerman pada tahun 1907 dan bergabung dengan Angkatan Darat Jerman pada tahun 1933. Selama Perang Dunia II, Scharff ditugaskan untuk menginterogasi pilot Sekutu yang ditangkap. Dia menjalin hubungan dengan para tahanannya dan dengan sabar mendengarkan cerita mereka. Hanns Scharff yakin dengan cara ini dia bisa mendapatkan informasi yang lebih akurat dan berguna. Metode interogasi Scharff terbukti sangat efektif, dan dia memperoleh informasi penting dari banyak pilot Sekutu, termasuk informasi tentang rencana penyerangan dan lokasi unit militer. Scharff juga memperoleh informasi dari tahanan Nazi Jerman yang ditahan Sekutu. Seusai perang, Scharff bekerja sebagai konsultan Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) dan menulis buku tentang metode interogasinya yang berjudul The Interrogator. Metode interogasi Hanns Scharff didasarkan pada beberapa prinsip dasar, berdasarkan data yang dikelola kabarbinjai.com Tekno, yaitu: – Menjalin hubungan dengan narapidana. Scharff percaya bahwa penting untuk membangun hubungan dengan narapidana sebelum menginterogasi mereka. Dia akan melakukan ini dengan mendengarkan cerita mereka dan menunjukkan ketertarikan pada mereka.- Jangan memaksa atau mengancam. Scharff percaya bahwa kekerasan atau intimidasi hanya akan membuat narapidana semakin diasingkan. Dia akan menggunakan pendekatan yang lembut dan tidak mengganggu untuk memberi Anda informasi yang Anda butuhkan. – Dengarkan baik-baik. Scharff percaya bahwa penting untuk mendengarkan dengan cermat apa yang dikatakan para tahanan. Dia akan mengajukan lebih banyak pertanyaan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.Metode interogasi Hanns Scharff menjadi sangat efektif. Ia memperoleh informasi penting dari banyak tawanan perang, termasuk informasi tentang rencana serangan udara dan lokasi unit militer. Scharff juga memperoleh informasi dari tahanan Nazi Jerman yang ditangkap oleh Sekutu, menjadikannya salah satu interogator paling berpengaruh dalam sejarah. Dia menjadi inspirasi bagi banyak interogator lainnya, dan metodenya masih digunakan sampai sekarang. Setelah 50 tahun, Amerika Serikat akan kembali ke Bulan pada 25 Januari 2024. Lebih dari 50 tahun sejak misi Apollo terakhir, Amerika Serikat (AS) akan kembali mencoba mendarat dan menjelajahi Bulan pada 25 Januari 2024. kabarbinjai.com .co .id 2 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *