Maret 2, 2024

JAKARTA – Visa telah menyelesaikan Ibu Berbagi Bijak 2023, sebuah program pendidikan keuangan tahunan yang dimulai pada tahun 2017 dengan satu tujuan: memberdayakan pengusaha perempuan untuk memperoleh keterampilan manajemen keuangan yang lebih baik dan mengembangkan bisnis mereka. Program ini berhasil meningkatkan pengelolaan keuangan, pemanfaatan platform digital, serta branding dan pemasaran terhadap 315 perempuan pemilik UMKM di Tasikmalaya, sekaligus memberikan workshop, nasehat dan penyelarasan bisnis.

Bekerjasama dengan Maxi Consulting, program Ibu Berbagi Hikmah 2023 didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. “Inisiatif Ibu Berbagi Kebijaksanaan tidak hanya memperkuat komitmen kami terhadap pengembangan UKM, namun juga menyoroti kontribusi tak ternilai dari pengusaha perempuan terhadap perekonomian kita.” Kami bersemangat untuk berkontribusi dalam meningkatkan peluang finansial dan digital bagi perempuan pemilik UKM di Singapura. program ini,” kata Presiden Visa Indonesia Riko Abdurrahman.

Kemajuannya terlihat dari peserta yang aktif mengikuti program. Pada periode evaluasi yang dilakukan Maxi Consulting sebelum pelaksanaan program ini, diketahui lebih dari separuh (59%) UKM belum memiliki buku kas untuk mengelola usahanya. Namun setelah beberapa kali seminar dan tutorial, kembali 24,88 persen. Mereka saat ini menerima perangkat lunak akuntansi untuk membantu mereka mencatat uang tunai.

“Dalam rangkaian seminar ini saya mendapatkan ilmu yang sangat berharga, mulai dari akuntansi dan manajemen bisnis, hingga strategi pengembangan bisnis saya. Saya bersyukur bisnis saya mulai berkembang dan saya semakin disiplin dalam bidang akuntansi,” ujarnya salah satu siswa tahun 2023. Pipih Siti Sopiyah, pemilik usaha telur asin, menghadiri konferensi pers virtual pada Kamis, 19 Oktober.

Sementara itu, Syarifah Asma, salah satu peserta yang memiliki toko fashion di Citeureup, Singaparna, mengatakan: “Program Berbagi Hikmah Ibu-Ibu telah memberikan banyak ilmu, inspirasi dan pengalaman kepada saya. Saya ingin mengamalkan ilmu yang telah saya pelajari melalui program ini. dan kembangkan bisnis Anda untuk mencapai lebih banyak kesuksesan.”

Selain edukasi dan pengelolaan keuangan, program Ibu Berbagi Hikmah tahun ini juga memberikan bimbingan digital kepada 59,70 persen peserta aktif di bidang branding dan pemasaran media sosial. Berdasarkan laporan Maxi Consulting mengenai perkembangan peserta program tahun ini di Singapura, sebanyak 11,44 persen peserta terlibat aktif dalam pengurusan izin usaha dan mendampingi 64,68 persen peserta aktif untuk mendaftar di platform e-commerce guna memperluas jangkauan di seluruh negeri. . . Selain itu, 24,88 persen peserta program aktif saat ini terhubung dengan Shopee Ekspor untuk menjajaki peluang di pasar ekspor.

“Pemberdayaan UKM tidak hanya sekedar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan budaya inovasi dan kemandirian. Program pendidikan keuangan memainkan peran penting dalam perjalanan ini dengan membekali wirausahawan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menavigasi lingkungan bisnis yang kompleks.sangat dihargai: “ Program Ibu Bijaksana Berbagi telah terbukti membantu meningkatkan literasi keuangan dan digital UKM yang berpartisipasi, memastikan ketahanan dan daya saing mereka di dunia yang terus berkembang,” kata Koperasi, UMKM, Manajer Pelayanan Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Iván Ridván.

Sementara itu, Deputi Direktur Penyelenggaraan Edukasi Keuangan OJK Halimatus Sa’diyah mengatakan program edukasi keuangan dan pemberdayaan UKM tetap penting dalam perekonomian saat ini.

“Sangat penting bagi para pelaku usaha agar Pelaku Usaha Jasa Keuangan (FSB) yang berizin dan diawasi OJK lebih memahami berbagai produk dan layanan keuangan agar dapat mengambil keputusan yang tepat mengenai keberlanjutan usahanya. “Kami berterima kasih kepada Visa atas komitmen dan upaya berkelanjutan untuk memberdayakan UKM di berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya.

Irene Heniwati, Analis Eksekutif Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, mengatakan: “Pemberdayaan UKM dapat dicapai melalui pengembangan kemampuan bisnis dan kewirausahaan, termasuk inklusi dan literasi keuangan yang didukung oleh pemanfaatan teknologi digital dan pemberdayaan konsumen. dalam rangka perlindungan konsumen. Kami berharap program seperti Ibu Berbagi Hikmah dapat terus berjalan dan menjadi rujukan bagi pelaku industri lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya UKM sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Hingga saat ini, program Ibu Berbagi Hikmah telah memberikan dampak positif kepada lebih dari 1.400 perempuan melalui lokakarya dan pendampingan sejak tahun 2017. Mulai tahun 2021 dan tahun 2022, bekerja sama dengan Maxi Consulting, program ini berhasil memberikan dampak positif kepada lebih dari 1.000 UKM. di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali dan Jawa Barat dengan dukungan pemerintah daerah masing-masing, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan kementerian terkait seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koperasi dan UKM. Menggali Potensi Perempuan Melalui Kreativitas dan Inovasi Ruang Temenin Nadya Arifta bersama rekannya Citra Putri mendirikan Ruang Temenin, sebuah platform agar perempuan tidak merasa sendirian. kabarbinjai.com.co.id 2023 Desember 4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *