Maret 3, 2024

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) kemungkinan terus terkoreksi hingga 7.050 pada Senin (4/12/2023). Akhir pekan lalu indeks turun 0,29% menjadi 7.059.

Indikator stochastic RSI menunjukkan bahwa indeks secara keseluruhan berada dalam wilayah overbought. Berdasarkan penelusuran teknikal Fintraco Securitas pada Senin (4/12/2023), indeks juga mengalami side spread positif pada indikator MACD.

Sentimen dalam negeri, Indonesia merilis PMI manufaktur yang naik menjadi 51,7 pada November 2023. Kekuatan tersebut mencerminkan pertumbuhan produksi dalam negeri.

Namun, tingkat inflasi meningkat dari 2,56% menjadi 2,86% di bulan Oktober.

“Meski terjadi peningkatan, namun masih dalam kisaran ketat target BI yang berkisar 3%. BI diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga pada pertemuan Desember nanti,” jelas Fintraco.

Sejumlah sentimen asing juga mengkhawatirkan pelaku pasar menjelang laporan pertumbuhan ekonomi Eropa pada kuartal III. Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde akan menyampaikan pidato hari ini.

Menurunnya inflasi Amerika Serikat menjadi angin segar bagi pasar Negeri Paman Sam. Bank sentral AS atau Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya hingga akhir tahun ini. Data ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls (NFP) akan menjadi fokus investor akhir pekan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *