Maret 4, 2024

Beijing – Produsen smartphone dan perangkat asal China, Xiaomi, mengumumkan sistem operasi atau OS barunya pada 26 Oktober di seluruh dunia. Hal ini sejalan dengan upaya mereka mengembangkan ekosistem dan meluncurkan kendaraan masa depan mereka. Laporan dari CNBC International, Sabtu 28 Oktober 2023, sistem baru bernama HyperOS ini akan menjangkau konsumen pada 31 Oktober dan ponsel, perangkat wearable, dan televisi baru Xiaomi akan dijual di China. “Sistem ini mewakili langkah penting dalam visi strategis Xiaomi dalam menyediakan ekosistem yang sehat ‘Manusia x Mobil x Rumah’,” kata perusahaan itu dalam rilisnya. CEO dan pendiri Lei Jun mengatakan di jejaring sosial Tiongkok pada hari Rabu bahwa Xiaomi akan merilis mobilnya pada paruh pertama tahun depan. Dia tidak menyebutkan apakah mobil itu bertenaga listrik. Perusahaan teknologi telah lama mencoba membangun loyalitas konsumen dengan sistem operasi, seperti iOS milik Apple dan Android milik Google. Huawei juga mengembangkan sistem operasinya sendiri yang diberi nama HarmonyOS. untuk menggantikan Android. Perusahaan ini memproduksi sendiri ponsel pintar, tablet, laptop, dan televisi, sambil membeli perangkat lunak untuk mobil listrik yang dibuat oleh mitranya. HarmonyOS kini berjalan di lebih dari 700 juta perangkat. Perusahaan mobil listrik Tiongkok, Nio, merilis ponsel pintarnya sendiri, berbasis Android tetapi diadaptasi agar lebih sesuai dengan kendaraannya. minimal dengan antarmuka pengguna MIUI, berdasarkan open source Android. Perusahaan mengatakan bahwa konsep sistem HyperOS barunya “dibangun di Linux dan sistemnya dikembangkan oleh Xiaomi Xiaomi Vela.” Satu-satunya penyebutan Android dalam siaran persnya adalah bahwa HyperOS memungkinkan “frame rate yang lebih stabil. konsumsi daya yang lebih rendah” dibandingkan dengan versi stok Android. Xiaomi juga menekankan kecepatan pemrosesan dan keamanan HyperOS yang menawarkan banyak cara bagi smartphone, mobil, dan laptop untuk berbagi informasi dan mengakses kamera satu sama lain pada sistem baru ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi telah mengembangkan bisnis elektronik dan aksesorisnya hingga mencapai 22% dari total pendapatannya pada kuartal kedua, dibandingkan dengan kurang dari 37% untuk smartphone. . Pada Kamis lalu, perusahaan melepas smartphone seharga 3.999 yuan atau setara Rp 8,6 juta, mesin cuci seharga 1.999 yuan, dan kulkas seharga 2.999 yuan. Xiaomi memiliki aplikasi yang memungkinkan konsumen mengontrol pengaturan perangkat dari jarak jauh. Bersiaplah, pemerintah akan melarang penggunaan telepon seluler di sekolah.Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon bersikeras akan melarang penggunaan telepon seluler atau telepon seluler di sekolah. kabarbinjai.com.co.id 1 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *